Gurita Bisnis Moody's dan MSCI, Benarkah Dikendalikan Bankir Dunia?

Jum'at, 06 Februari 2026 - 19:52 WIB
loading...
A A A
Kendali ekonomi dunia nyatanya tidaklah mutlak berada di satu tangan karena pasar global tetap dipengaruhi oleh ribuan pemain serta kebijakan moneter bank sentral, seperti The Fed. Klaim bahwa manajer aset memiliki kekuasaan diktatorial sering kali dinilai menyesatkan karena mengabaikan batasan regulasi dan kebijakan stewardship yang berlaku di Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Moody's Sorot Danantara hingga Pangkas Kredit Indonesia jadi Negatif, Ini Kata Pemerintah

Secara teknis, Moody's berperan menilai kemampuan penerbit utang untuk membayar kewajiban mereka, mulai dari skala tertinggi Aaa hingga risiko gagal bayar pada level C. Peringkat ini sangat krusial karena banyak investor institusional secara hukum hanya diperbolehkan membeli instrumen yang masuk kategori investment grade.

Di sisi lain, MSCI menciptakan indeks global yang menjadi tolok ukur bagi produk investasi seperti Exchange Traded Funds (ETF) dan reksa dana. Inklusi suatu saham ke dalam indeks MSCI dapat menarik aliran modal besar secara otomatis ke suatu perusahaan atau negara, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi dan transparansi pasar modal global.

Secara keseluruhan, meskipun Moody's dan MSCI memiliki peran sebagai penjaga gawang finansial, narasi mengenai kendali bankir global terhadap keduanya tidak didukung oleh fakta kepemilikan saham yang sah. Pengaruh mereka besar, namun tetap beroperasi dalam koridor hukum korporasi dan pengawasan publik internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Rekomendasi
Robot Lahbako-San Antar...
Robot Lahbako-San Antar UNEJ Jadi Juara Tiga KRAI 2026
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Ini Alasan KPK Belum...
Ini Alasan KPK Belum Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved