BI Tetapkan ICDX dan ICH sebagai Penyelenggara Derivatif PUVA

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:21 WIB
loading...
A A A
Yugieandy menambahkan bahwa ICH berkomitmen menjadi infrastruktur derivatif PUVA yang mengedepankan keamanan, transparansi, dan efisiensi dalam penyelesaian transaksi. Hal itu akan didukung dengan manajemen risiko komprehensif yang mampu mengikuti dinamika pasar sekaligus menjadi sarana mitigasi risiko.



Dengan adanya izin usaha ini, ICDX dan ICH diharapkan mampu memperkuat ekosistem pasar uang Indonesia. Kehadiran keduanya menjadi tonggak penting dalam membangun perdagangan derivatif PUVA yang kredibel, likuid, dan berdaya saing global.

Sesuai kerangka BPPU 2030, pengembangan derivatif PUVA difokuskan pada produk yang variatif dan likuid, kebijakan harga yang efisien, partisipan yang aktif dan kompeten, serta infrastruktur berstandar internasional dengan prinsip 3I (Interkoneksi, Interoperabilitas, Integrasi).

Langkah ini menandai babak baru pasar uang Indonesia, sekaligus memperkuat peran Bank Indonesia dalam menciptakan sistem keuangan yang modern, inklusif, dan berdaya saing di tingkat global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekomendasi
Tangis Lionel Messi...
Tangis Lionel Messi Pecah, Jadi Laga Terakhirnya di Piala Dunia?
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
2 Sisi PFII: Potensi...
2 Sisi PFII: Potensi versus Presisi
Berita Terkini
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved