Rahasia Bisnis Konveksi Jersey Tak Tumbang di Masa Pandemi ala Garuda Print

Kamis, 17 September 2020 - 21:35 WIB
loading...
Rahasia Bisnis Konveksi...
Membuka bisnis konveksi menjadi salah satu alternatif yang masih bisa terus berjalan setelah pandemi Covid-19 berlalu. Garuda Print, salah satu yang masih bertahan di tengah gempuran Covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19 seperti ini, masyarakat dipaksa harus beradaptasi agar bisa terus bertahan. Keterbatasan ruang dan gerak, membuat masyarakat mendadak menjadi pengusaha .

Semakin banyak yang membuka usaha akan semakin banyak persaingan. Dengan begitu, masyarakat dituntut untuk lebih kreatif menciptakan produk usaha yang berbeda dari lainnya. Membuka bisnis konveksi menjadi salah satu alternatif yang masih bisa terus berjalan setelah pandemi Covid-19 berlalu.

(Baca Juga: Rhenald Kasali: Krisis Merupakan Energi Besar untuk Transformasi )

Garuda Print, salah satu bisnis konveksi jasa printing jersey yang masih bertahan di tengah gempuran Covid-19. Bisnis ini cocok untuk pemula yang ingin merintis bisnis konveksi dengan modal terbatas.

"Dunia fashion yang sangat luas dan seringkali berubah seiring waktu, membuat bisnis konveksi banyak diminati karena permintaan pasar yang tinggi. Jadi, peluang usaha ini tetap bertahan meski pandemi usai sangatlah besar," kata Owner Garuda Print, Rahasia Bisnis Konveksi Jersey Tak Tumbang di Masa Pandemi ala Garuda Print

Di masa pandemi Covid-19 seperti ini, masyarakat dipaksa harus beradaptasi agar bisa terus bertahan. Keterbatasan ruang dan gerak, membuat masyarakat mendadak menjadi pengusaha.

Semakin banyak yang membuka usaha akan semakin banyak persaingan. Dengan begitu, masyarakat dituntut untuk lebih kreatif menciptakan produk usaha yang berbeda dari lainnya. Membuka bisnis konveksi menjadi salah satu alternatif yang masih bisa terus berjalan setelah pandemi Covid-19 berlalu.

Garuda Print, salah satu bisnis konveksi jasa printing jersey yang masih bertahan di tengah gempuran Covid-19. Bisnis ini cocok untuk pemula yang ingin merintis bisnis konveksi dengan modal terbatas.

"Dunia fashion yang sangat luas dan seringkali berubah seiring waktu, membuat bisnis konveksi banyak diminati karena permintaan pasar yang tinggi. Jadi, peluang usaha ini tetap bertahan meski pandemi usai sangatlah besar," kata Owner Garuda Print, Drajjad Deka.

Owner Garuda Print membagi tips agar bisnis konveksi tetap tumbuh di masa pandemi ini. Menurutnya, sebagai pengusaha harus memiliki semangat yang pantang menyerah, tidak tumbang ketika usahanya mulai sedikit goyah.

Selain itu, pelaku usaha juga harus memiliki jiwa kompetitif agar mampu bersaing. Pelaku usaha juga harus pandai melihat peluang di masa pandemi seperti ini.

(Baca Juga: 8 Cara Memastikan Operasional Bisnis Terus Berjalan Saat Covid-19 )

Seorang pengusaha dituntut memiliki kreatifitas untuk terus berinovasi dengan usahanya. Baik kreatifitas produk maupun cara pemasarannya. Selain itu, pelaku usaha juga harus pandai mengetahui pola perilaku konsumen.

Mengingat masa pandemi yang membatasi ruang gerak, baiknya pengusaha mengoptimalkan pemasaran lewat digital. Gunakan media sosial secara maksimal dan manfaatkan platform marketplace untuk mendukung operasional.

Garuda Print sendiri aktif di website resminya, yakni garudaprint.com. Di sana terdapat informasi lengkap mengenai produk jasa, bahan yang dipakai hingga pemesanan.

Owner Garuda Print menyarankan, sebuah perusahaan setidaknya memiliki konsentrasi produk. Misal di garudaprint.com sendiri menyediakan layanan printing khusus jersey untuk semua jenis sport.

"Membuka bisnis lebih baik kalau lebih spesifik. Di tempat saya, Garuda Print sendiri jasa jersey printing khusus olahraga. Jersey bola, futsal, racing, sepeda dan masih banyak lagi. Kalau kayak restoran itu spesialis ayam atau bebek misalnya," lanjut Drajjad Deka.

Selain spesialis produk, menurut owner garudaprint.com, kualitas produk dan sarana juga harus benar-benar diperhatikan. Kualitas produk sangat memengaruhi kepercayaan konsumen pada usaha. Sarana seperti mesin yang berkualitas juga menghasilkan produk yang bagus.

Garuda Print menyediakan bahan material terbaik, poliester type dryfit dan climacool dengan kontruksi kain yang tidak mudah putus dan nyaman dipakai. Memakai mesin dari teknologi Digital Printing merek MIMAKI yang sudah tidak diragukan lagi kualitas hasil cetakannya.

Merintis usaha sebaiknya diseriusi, pilih bisnis yang bisa untuk jangka panjang, bukan sebagai cadangan di masa pandemi saja. Sebuah pilihan yang tepat jika ingin memulai usaha konveksi lewat Garuda Print di masa pandemi Covid-19 seperti ini.

Owner Garuda Print membagi tips agar bisnis konveksi tetap tumbuh di masa pandemi ini. Menurutnya, sebagai pengusaha harus memiliki semangat yang pantang menyerah, tidak tumbang ketika usahanya mulai sedikit goyah.

Selain itu, pelaku usaha juga harus memiliki jiwa kompetitif agar mampu bersaing. Pelaku usaha juga harus pandai melihat peluang di masa pandemi seperti ini.

Seorang pengusaha dituntut memiliki kreatifitas untuk terus berinovasi dengan usahanya. Baik kreatifitas produk maupun cara pemasarannya. Ditambah, pelaku usaha juga harus pandai mengetahui pola perilaku konsumen.

Mengingat masa pandemi yang membatasi ruang gerak, baiknya pengusaha mengoptimalkan pemasaran lewat digital. Gunakan media sosial secara maksimal dan manfaatkan platform marketplace untuk mendukung operasional.

Garuda Print sendiri aktif di website resminya, yakni garudaprint.com. Di sana terdapat informasi lengkap mengenai produk jasa, bahan yang dipakai hingga pemesanan.

Owner Garuda Print menyarankan, sebuah perusahaan setidaknya memiliki konsentrasi produk. Misal di garudaprint.com sendiri menyediakan layanan printing khusus jersey untuk semua jenis sport.

"Membuka bisnis lebih baik kalau lebih spesifik. Di tempat saya, Garuda Print sendiri jasa jersey printing khusus olahraga. Jersey bola, futsal, racing, sepeda dan masih banyak lagi. Kalau kayak restoran itu spesialis ayam atau bebek misalnya," lanjut Drajjad Deka.

Selain spesialis produk, menurut owner garudaprint.com, kualitas produk dan sarana juga harus benar-benar diperhatikan. Kualitas produk sangat memengaruhi kepercayaan konsumen pada usaha. Sarana seperti mesin yang berkualitas juga menghasilkan produk yang bagus.

Garuda Print menyediakan bahan material terbaik, poliester type dryfit dan climacool dengan kontruksi kain yang tidak mudah putus dan nyaman dipakai. Memakai mesin dari teknologi Digital Printing merek MIMAKI yang sudah tidak diragukan lagi kualitas hasil cetakannya.

Merintis usaha sebaiknya diseriusi, pilih bisnis yang bisa untuk jangka panjang, bukan sebagai cadangan di masa pandemi saja. Sebuah pilihan yang tepat jika ingin memulai usaha konveksi lewat Garuda Print di masa pandemi Covid-19 seperti ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Perusahaan Swasta...
2 Perusahaan Swasta Ini Sabet Indonesia's Best Managed Companies
Modal Hanya Rp100 Ribu,...
Modal Hanya Rp100 Ribu, UMKM Makanan Kemasan Ini Tetap Eksis Saat Pandemi
Digital Jadi Senjata...
Digital Jadi Senjata Hadapi Pandemi, Warteg Ini Survive
UMKM Jangan Menyerah...
UMKM Jangan Menyerah Hadapi Pandemi, Kuncinya Inovasi dan Kolaborasi
Kisah Terpuruknya Pengusaha...
Kisah Terpuruknya Pengusaha Travel, Beralih Usaha Ponsel dan Bangkit
Meraih Mimpi Melalui...
Meraih Mimpi Melalui Dunia Maya Bersama Mitra Ekspedisi Terbaik
Rekomendasi
Lisa BLACKPINK Akui...
Lisa BLACKPINK Akui Sering Patah Hati, Rumor Putus dari Frederic Arnault Makin Menguat
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Berita Terkini
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved