Rusia Pertimbangkan Setop Seluruh Pasokan Gas ke Uni Eropa

Minggu, 08 Maret 2026 - 09:46 WIB
loading...
Rusia Pertimbangkan...
Rusia membuka kemungkinan menarik diri dari pasar gas Uni Eropa (UE) dan mengalihkan pasokannya ke tempat lain. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rusia membuka kemungkinan menarik diri dari pasar gas Uni Eropa (UE) dan mengalihkan pasokannya ke tempat lain. Presiden Rusia, Vladimir Putin menekankan, tidak ingin menunggu larangan impor dari Brussel berlaku.

"Tidak ada motif politik di sini. Tetapi jika kita akan diputus pasokannya dalam satu atau dua bulan, kita sebaiknya menghentikannya sekarang dan beralih ke negara-negara yang merupakan mitra terpercaya, dan mengharapkan diri kita," ungkap Presiden saat menjamu Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto di Kremlin, pekan lalu..

"Tetapi itu belum keputusan (final), bisa dibilang ini hanya saya yang berpikir keras. Saya pasti akan menginstruksikan pemerintah untuk menangani isu ini bersama perusahaan-perusahaan kita," kata Putin seperti dilansir RT.

Baca Juga: Harga Gas Melonjak di Tengah Gejolak Timur Tengah, Eropa Sudah Naik 50%

Moskow bisa mengalihkan pasokan gas Rusia ke “pasar berkembang” sebagai gantinya, mengingat niat UE yang berkali-kali menyatakan bakal sepenuhnya menghentikan sumber daya Rusia. Krisis energi di UE adalah hasil dari “kebijakan yang salah arah” yang dijalankan oleh otoritas blok tersebut selama “bertahun-tahun,” kata Putin.

Setelah pertemuan dengan Putin, Szijjarto mengungkapkan, bahwa Budapest telah memperoleh jaminan pasokan minyak dan gas dari Moskow. Rusia dan Hungaria telah sepakat untuk bekerja sama dalam mendiversifikasi jalur pasokan sumber energi, katanya.

Baca Juga: Negara Uni Eropa Menyalahkan Ukraina atas Terjadinya Krisis Energi

“Kami sepakat bahwa jika jalur transportasi menjadi tidak tersedia karena berbagai alasan, kami akan selalu mencari solusi alternatif. Misalnya, jika transportasi minyak melalui pipa terus menghadapi kesulitan, kami akan mempertimbangkan opsi transportasi laut,” kata diplomat itu dalam pidato video yang diposting di Facebook.



Hongaria, serta Slovakia, baru-baru ini mengalami gangguan pasokan minyak mentah Rusia setelah Ukraina menutup jalur pipa minyak Druzhba pada akhir Januari. Kiev mengklaim saluran tersebut rusak akibat serangan jarak jauh Rusia, yang dibantah oleh Moskow.

Budapest dan Bratislava menuduh Kiev melakukan “pemerasan,” dengan menyatakan bahwa Kiev sengaja menghentikan pasokan tersebut untuk alasan politik dan mengancam akan membalas. Slovakia menghentikan skema pasokan listrik daruratnya untuk Ukraina, sementara Hongaria memveto usulan pinjaman UE sebesar USD106 miliar untuk Kiev serta paket sanksi anti-Rusia terbaru.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Rekomendasi
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved