Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Kembali Memanas Tembus USD106 per Barel

Jum'at, 24 April 2026 - 14:50 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Iran menyatakan belum memiliki rencana untuk melanjutkan perundingan, sementara pihak AS menilai kebuntuan terjadi akibat ketidaksepakatan terkait jaminan program nuklir Teheran. Situasi ini memperkecil peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.

Tekanan dari lonjakan harga energi dan ketidakpastian geopolitik tersebut tercermin di pasar saham Asia. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,8%, Shanghai Composite melemah 0,5%, Kospi Korea Selatan turun 0,4%, dan S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,6%.

Baca Juga: Dampak Perang AS vs Iran Mulai Terasa, Harga Sejumlah Barang Naik Drastis

Di sisi lain, Bursa Jepang menjadi pengecualian dengan indeks Nikkei 225 menguat 0,6%, didorong sektor teknologi. Sementara itu, indeks Taiex Taiwan melonjak 2,5% seiring penguatan saham produsen semikonduktor.

Sebelumnya, pasar saham AS juga ditutup melemah dengan indeks S&P 500 turun 0,4% dan Nasdaq terkoreksi 0,9%. Dengan harga minyak yang masih jauh di atas level pra-konflik sekitar USD70 per barel, pelaku pasar menilai ketidakpastian akan tetap tinggi dalam jangka pendek.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Rekomendasi
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved