Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:46 WIB
loading...
A A A
Sementara itu pendapatan rumah tangga rill melonjak 26,1% dalam tiga tahun terakhir, didorong oleh kenaikan upah, pembayaran sosial, dan keuntungan bisnis domestik.

Strategi Tukar Guling Produksi Dalam Negeri

Novak mengungkapkan bahwa mundurnya perusahaan-perusahaan Barat dari pasar Rusia justru menjadi berkah tersembunyi bagi industri manufaktur lokal. Melalui kebijakan substitusi impor, output manufaktur Rusia melonjak hampir 23% sejak 2022.

"Setelah periode pertumbuhan tinggi, selalu ada koreksi," ujar Novak kepada harian bisnis Vedomosti.

Ia menambahkan, bahwa Rusia masih mempertahankan posisinya sebagai ekonomi terbesar keempat di dunia berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP) sejak 2021. Baca Juga: Barat Frustrasi, Ribuan Sanksi Tak Mampu Lumpuhkan Ekonomi Rusia

Keberhasilan Rusia bertahan sejauh ini didorong oleh kemandirian paksa. Namun tantangan besar menanti, yakni kelangkaan tenaga kerja yang parah dan kebijakan moneter ketat untuk menahan inflasi bisa menjadi bom waktu jika tidak dikelola dengan hati-hati.

Pandangan Novak didukung oleh Menteri Pembangunan Ekonomi, Maksim Reshetnikov yang mengatakan kepada Presiden Vladimir Putin pada hari Selasa bahwa ekonomi telah “bertahan dengan baik”, meskipun adanya sanksi dan tekanan eksternal. Kementerian tersebut memperkirakan pertumbuhan PDB akan mencapai 0,4% tahun ini sebelum meningkat menjadi 1,4% pada 2027, kata Reshetnikov.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Rekomendasi
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Mengapa Bulan Safar...
Mengapa Bulan Safar Dianggap Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Islam dan Asal Usul Mitosnya
Berita Terkini
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved