Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?

Jum'at, 15 Mei 2026 - 10:19 WIB
loading...
Eropa Diam-diam Borong...
Menjadi ironi besar ketika Uni Eropa mengutuk agresi ke Ukraina, mereka justru menjadi salah satu penyokong dana terbesar bagi kas Kremlin ketika memborong gas Rusia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di tengah perlawanan keras terhadap Rusia , Uni Eropa (UE) justru mencatatkan rekor yang mengejutkan. Laporan terbaru dari lembaga riset energi IEEFA mengungkapkan, bahwa impor gas alam cair (LNG) Rusia oleh negara-negara Eropa melonjak drastis hingga 16% pada kuartal pertama 2026.

Langkah ini menjadi ironi besar, ketika Uni Eropa mengutuk agresi Rusia ke Ukraina, mereka justru menjadi salah satu penyokong dana terbesar bagi kas Kremlin. Semua itu akibat ketidakmampuan Eropa mencari alternatif energi di tengah blokade global yang dipicu perang AS-Israel versus Iran .

Meskipun UE memiliki target ambisius untuk menghapus ketergantungan pada bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2027, kenyataan di lapangan berkata lain. Impor LNG Rusia melonjak naik 16% dibanding tahun lalu. Prancis, Spanyol, dan Belgia menjadi pintu masuk utama pengiriman gas Rusia ke benua biru -julukan Eropa-.

Sepanjang tahun 2025 saja, UE menghabiskan 12,6 miliar euro (sekitar Rp215 triliun) untuk membeli gas pipa dan LNG dari Rusia. Baca Juga: Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka

Mengapa Eropa justru kembali ke pelukan Rusia? Jawabannya ada pada Selat Hormuz. Blokade di jalur maut tersebut telah melumpuhkan ekspor gas dari Qatar, yang selama ini menjadi andalan Eropa.



Dengan hilangnya pasokan dari Timur Tengah, Eropa tidak punya pilihan selain bergantung pada dua raksasa, yakni Amerika Serikat dan Rusia. Baca Juga: Uni Eropa Disebut Terlambat 15 Tahun buat Hadapi Kiamat Energi

"Perang di Timur Tengah telah meninggalkan Eropa dalam posisi terjepit dan semakin bergantung pada dua pemasok LNG terbesarnya, AS dan Rusia," ujar Ana Maria Jaller-Makarewicz, analis energi utama di IEEFA.

Terjebak Harga Mahal Amerika

Laporan tersebut juga memberikan peringatan keras. Jika Eropa terus menjauh dari Rusia, mereka akan jatuh ke dalam ketergantungan total terhadap Amerika Serikat. Diprediksi Amerika akan menguasai 80% impor LNG Eropa pada tahun 2028.

Namun ada bahaya yang mengintai, mengingat LNG asal Amerika Serikat rata-rata memiliki harga yang paling mahal bagi pembeli di Eropa, yang berisiko memperburuk krisis biaya hidup di sana.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved