BPH Migas Melakukan Penerapan Digitalisasi Nozzle di Lampung
Minggu, 20 September 2020 - 18:41 WIB
loading...
Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa dan Tim BPH Migas yang didampingi oleh Sales Branch Manager MOR II PT. Pertamina (Persero) - Agung Suryatama dan Mgr Business, Government dan Enterprise Service PT. Telkom Hasan Basri melakukan pengawasan penerapan D
A
A
A
LAMPUNG - Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa dan Tim BPH Migas yang didampingi oleh Sales Branch Manager MOR II PT. Pertamina (Persero) - Agung Suryatama dan Mgr Business, Government dan Enterprise Service PT. Telkom Hasan Basri melakukan pengawasan penerapan Digitalisasi Nozzle terhadap 2 SPBU, Jumat (18/09/2020).
Adapun SPBU yang dilakukan Digitalisasi Nozzle adalah, SPBU 24.353.58 Jl. Ahmad Yani No 99, Kurangan Nyawa, Kab. Pesawaran, Lampung dan SPBU 23.345.09 Jl. Lintas Barat Sumatera, Lintik, Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Kepala BPH Migas, M. Fanshurullah Asa mengungkapkan, bahwa lingkup pekerjaan Pertamina dengan Telkom terkait IT Nozzle, antara lain meliputi ATG, EDC sampai pencatatan nomor polisi. Sejauh ini komitmen Telkom ada kesungguhan, terbukti sudah sampai 92 % pemasangan EDC, hanya masih terkendala pencatatan nomor polisi yang harus ditingkatkan persentase kepatuhannya.
"Secara nasional 3 bulan lalu implementasi IT Nozzle sudah mencapai 31% persen, sekarang meningkat menjadi 40 %,"ungkap Fanshurullah.
Sementara itu khususnya di MOR ll Sumbagsel (Lampung, Jambi, Sumsel), SBM Pertamina Lampung, Agung Suryatama menyampaikan untuk di wilayah Provinsi Lampung, dari total target IT nozzle pada 149 SPBU, 65 SPBU sudah UAT (43,6%) jika tidak ada halangan tidak sampai seminggu sudah BAST.
Pencatatan nomor polisi untuk solar sudah berjalan untuk wilayah Provinsi Lampung dengan rata2 tingkat kepatuhan 37,3%, sedangkan untuk Premium baru dimulai awal September dengan tingkat kepatuhan mencapai 4,4%. Artinya saat ini di Lampung sudah 65 dari 149 SPBU yang sudah selesai dilakukan instalasi dengan status UAT dan/atau BAST, sedangkan 56,4% sisa targetnya baru diterapkan sampai instalasi ATG.
Adapun SPBU yang dilakukan Digitalisasi Nozzle adalah, SPBU 24.353.58 Jl. Ahmad Yani No 99, Kurangan Nyawa, Kab. Pesawaran, Lampung dan SPBU 23.345.09 Jl. Lintas Barat Sumatera, Lintik, Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Kepala BPH Migas, M. Fanshurullah Asa mengungkapkan, bahwa lingkup pekerjaan Pertamina dengan Telkom terkait IT Nozzle, antara lain meliputi ATG, EDC sampai pencatatan nomor polisi. Sejauh ini komitmen Telkom ada kesungguhan, terbukti sudah sampai 92 % pemasangan EDC, hanya masih terkendala pencatatan nomor polisi yang harus ditingkatkan persentase kepatuhannya.
"Secara nasional 3 bulan lalu implementasi IT Nozzle sudah mencapai 31% persen, sekarang meningkat menjadi 40 %,"ungkap Fanshurullah.
Sementara itu khususnya di MOR ll Sumbagsel (Lampung, Jambi, Sumsel), SBM Pertamina Lampung, Agung Suryatama menyampaikan untuk di wilayah Provinsi Lampung, dari total target IT nozzle pada 149 SPBU, 65 SPBU sudah UAT (43,6%) jika tidak ada halangan tidak sampai seminggu sudah BAST.
Pencatatan nomor polisi untuk solar sudah berjalan untuk wilayah Provinsi Lampung dengan rata2 tingkat kepatuhan 37,3%, sedangkan untuk Premium baru dimulai awal September dengan tingkat kepatuhan mencapai 4,4%. Artinya saat ini di Lampung sudah 65 dari 149 SPBU yang sudah selesai dilakukan instalasi dengan status UAT dan/atau BAST, sedangkan 56,4% sisa targetnya baru diterapkan sampai instalasi ATG.
Lihat Juga :