Apakah Orang Desa Menderita Terdampak Pelemahan Rupiah? Ini Penjelasan Ekonom

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:41 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut, Nailul Huda menegaskan, sikap penyangkalan dari seorang pemimpin negara terhadap isu krusial semacam ini dapat menyalakan alarm bahaya bagi iklim penanaman modal asing. Para pemodal dan investor global selalu menjadikan respons pemerintah terhadap gejolak ekonomi sebagai acuan utama dalam membaca tingkat kredibilitas arah kebijakan negara ke depan.

Baca Juga: Rupiah Jeblok Tembus Rp17.600 per Dolar AS, DPR Desak Gubernur BI Mundur

Huda menekankan bahwa pernyataan tersebut berpotensi memicu kekhawatiran pelaku pasar dan membuat arah kebijakan pemerintah dipandang semakin tidak kredibel. Reaksi penolakan terhadap realitas ekonomi dinilai akan memberikan sentimen negatif yang merugikan posisi tawar Indonesia di mata internasional.

"Jika respons pemerintah dianggap negatif, maka investor akan melihat negatif juga. Ketika presiden menolak realitas terhadap masalah pelemahan ini, maka investor sektor riil akan ragu masuk ke Indonesia karena bisa dianggap tidak penting," kata Huda memaparkan dampaknya terhadap investasi jangka panjang.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan bahwa fluktuasi nilai tukar dolar AS tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat di pedesaan. Ia menilai dampak langsung naik-turunnya rupiah lebih banyak dirasakan oleh kelompok masyarakat menengah ke atas, menteri, ataupun pengusaha yang sering bertransaksi dan bepergian ke luar negeri.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved