RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Selasa, 30 Juni 2026 - 14:34 WIB
loading...
PT Rukun Global Indojaya (RGI) resmi menggandeng PT Niaga Nusa Abadi (NNA) sebagai mitra distribusi utama. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Rukun Global Indojaya (RGI), produsen Sigaret Kretek Tangan (SKT) asal Malang, resmi menggandeng PT Niaga Nusa Abadi (NNA) sebagai mitra distribusi utama sejak Agustus 2024 untuk memperluas jangkauan pasar secara terstruktur. Kemitraan yang berjalan hampir satu tahun ini menunjukkan hasil positif dengan terbukanya akses ke berbagai wilayah baru yang sebelumnya sulit dijangkau secara mandiri.
"Awal percakapan kami dengan NNA terbilang unik karena pendekatannya sangat terstruktur dan didukung data kuat. Hal ini sangat membantu kami dalam menelaah peluang pasar di beberapa area yang sebelumnya belum dapat kami jangkau secara mandiri," ungkap Direktur Utama PT Rukun Global Indojaya (RGI) Donny Indradjaja, dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Kemitraan antara RGI dan NNA diawali dengan serangkaian diskusi strategis untuk menjajaki potensi perluasan pasar melalui keunggulan jangkauan distribusi NNA. Pendekatan berbasis data yang diterapkan NNA memberikan sudut pandang baru bagi RGI dalam memetakan potensi pasar secara lebih terukur. RGI menemukan keselarasan visi dan misi dengan NNA yang berfokus pada integrasi strategi penjualan berbasis data dengan jangkauan distribusi yang luas serta berkualitas.
Sinergi operasional antara kedua perusahaan tercermin dalam aksi nyata di lapangan. Melalui jaringan distribusi dan dukungan operasional NNA, produk RGI mulai menjangkau area yang selama ini belum tersentuh. Kemitraan ini juga mendorong kepekaan RGI dalam membaca perkembangan pasar di berbagai wilayah secara lebih adaptif dan berbasis data.
Setelah berjalan sekitar satu tahun, kemitraan ini mulai membuka berbagai peluang baru dan menunjukkan hasil yang positif. Wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau kini mulai terpenuhi aksesnya. Langkah strategis ini tidak hanya memperluas distribusi, tetapi juga memperkuat pijakan RGI di pasar yang semakin kompetitif.
"Harapannya, potensi produk lain yang kami miliki juga bisa terus dikembangkan jaringan distribusinya bersama NNA, termasuk di wilayah-wilayah baru yang belum terjangkau," tambah Donny.
Baca Juga: Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Dari sisi NNA, kemitraan dengan produsen seperti RGI merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperluas akses distribusi bagi berbagai brand. Business & Partnership Strategic Manager PT Niaga Nusa Abadi, Bambang Harianto, menjelaskan bahwa NNA terus memperkuat jaringan distribusinya agar mampu menjangkau lebih banyak wilayah potensial.
"Saat ini NNA telah mengembangkan lebih dari 50 jaringan distribusi yang tersebar di berbagai wilayah. Melalui jaringan tersebut, kami ingin membantu mitra brand memperluas jangkauan pasar secara terstruktur, sekaligus membuka peluang di wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan besar. Kami berharap semakin banyak produsen dapat tumbuh bersama melalui kolaborasi dengan NNA," tutup Bambang.
Kolaborasi RGI dan NNA menjadi contoh sinergi distribusi yang berbasis data dan keselarasan visi. Dengan jaringan yang terus berkembang, kedua perusahaan optimistis mampu menembus pasar yang lebih luas dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.
"Awal percakapan kami dengan NNA terbilang unik karena pendekatannya sangat terstruktur dan didukung data kuat. Hal ini sangat membantu kami dalam menelaah peluang pasar di beberapa area yang sebelumnya belum dapat kami jangkau secara mandiri," ungkap Direktur Utama PT Rukun Global Indojaya (RGI) Donny Indradjaja, dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Kemitraan antara RGI dan NNA diawali dengan serangkaian diskusi strategis untuk menjajaki potensi perluasan pasar melalui keunggulan jangkauan distribusi NNA. Pendekatan berbasis data yang diterapkan NNA memberikan sudut pandang baru bagi RGI dalam memetakan potensi pasar secara lebih terukur. RGI menemukan keselarasan visi dan misi dengan NNA yang berfokus pada integrasi strategi penjualan berbasis data dengan jangkauan distribusi yang luas serta berkualitas.
Sinergi operasional antara kedua perusahaan tercermin dalam aksi nyata di lapangan. Melalui jaringan distribusi dan dukungan operasional NNA, produk RGI mulai menjangkau area yang selama ini belum tersentuh. Kemitraan ini juga mendorong kepekaan RGI dalam membaca perkembangan pasar di berbagai wilayah secara lebih adaptif dan berbasis data.
Setelah berjalan sekitar satu tahun, kemitraan ini mulai membuka berbagai peluang baru dan menunjukkan hasil yang positif. Wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau kini mulai terpenuhi aksesnya. Langkah strategis ini tidak hanya memperluas distribusi, tetapi juga memperkuat pijakan RGI di pasar yang semakin kompetitif.
"Harapannya, potensi produk lain yang kami miliki juga bisa terus dikembangkan jaringan distribusinya bersama NNA, termasuk di wilayah-wilayah baru yang belum terjangkau," tambah Donny.
Baca Juga: Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Dari sisi NNA, kemitraan dengan produsen seperti RGI merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperluas akses distribusi bagi berbagai brand. Business & Partnership Strategic Manager PT Niaga Nusa Abadi, Bambang Harianto, menjelaskan bahwa NNA terus memperkuat jaringan distribusinya agar mampu menjangkau lebih banyak wilayah potensial.
"Saat ini NNA telah mengembangkan lebih dari 50 jaringan distribusi yang tersebar di berbagai wilayah. Melalui jaringan tersebut, kami ingin membantu mitra brand memperluas jangkauan pasar secara terstruktur, sekaligus membuka peluang di wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan besar. Kami berharap semakin banyak produsen dapat tumbuh bersama melalui kolaborasi dengan NNA," tutup Bambang.
Kolaborasi RGI dan NNA menjadi contoh sinergi distribusi yang berbasis data dan keselarasan visi. Dengan jaringan yang terus berkembang, kedua perusahaan optimistis mampu menembus pasar yang lebih luas dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.
(nng)
Lihat Juga :