S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2

Senin, 13 Juli 2026 - 16:50 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, DSI diproyeksikan mampu mengubah peta ekspor komoditas dengan menindak tegas praktik nakal seperti manipulasi invoice (under-invoicing) dan pengalihan harga (transfer pricing). Langkah hilirisasi (downstreaming) komoditas strategis seperti nikel, bauksit, dan tembaga diprediksi bakal mendongkrak pendapatan negara dalam 2 hingga 3 tahun ke depan.

S&P memproyeksikan ekonomi riil Indonesia tetap melaju kuat dan tumbuh di angka 5,1% tahun ini, serta rata-rata tumbuh 4,9% per tahun pada periode 2026 hingga 2029.

Alarm Bahaya: Tiga Kondisi yang Bisa Membuat Rating Indonesia Turun

Meski menyematkan status stabil, S&P tidak segan memberikan peringatan keras. Peringkat investasi Indonesia terancam diturunkan (downside scenario) jika terjadi kondisi berikut secara terus-menerus:

Utang pemerintah umum bersih membubung dengan kecepatan tahunan melebihi 3% dari PDB. Pembayaran bunga utang pemerintah tetap bertengger di atas 15% dari total pendapatan negara.

Pendapatan ekspor melambat secara struktural, memicu kebutuhan pendanaan eksternal bruto melonjak di atas jumlah penerimaan transaksi berjalan dan cadangan devisa yang dapat digunakan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Mengelola Anggaran Daerah...
Mengelola Anggaran Daerah di Era Efisiensi
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Rekomendasi
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Berita Terkini
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved