Pemerintah Diminta Hanya Buka 1 Bandara Internasional, Apa Tujuannya?
Rabu, 23 September 2020 - 21:44 WIB
loading...
Pemerintah diminta hanya membuka satu bandara internasional saja di Indonesia di tengah tekanan yang ditimbulkan akibat Pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah diminta hanya membuka satu bandara internasional saja di Indonesia. Hal itu sebagai cara untuk menyiasati bisnis penerbangan di tengah kelesuan operasional akibat Pandemi Covid-19.
(Baca Juga: Holding Aviasi dan Pariwisata Jadi Instrumen Pemulihan Ekonomi RI )
"Kondisi internasional yang relatif, seyogyanya kini untuk sementara waktu harus berlakukan single entry policy. Dengan hanya membuka satu saja internasional airport saja di Indonesia," kata Pengamat Penerbangan dari Pusat Studi Air Power Indonesia Marsekal Purnawirawan TNI Chappy Hakim dalam diskusi daring, Rabu (23/9/2020).
Dia menjelaskan, kebijakan itu nantinya dapat memantau pergerakan bisnis hingga virus. Selain itu, keuntungan lainnya adalah dapat menimbulkan kembal geliat dunia penerbangan lokal .
(Baca Juga: Orang-orang Jadi Takut Terbang Lagi Seiring Kasus Covid-19 Meningkat )
(Baca Juga: Holding Aviasi dan Pariwisata Jadi Instrumen Pemulihan Ekonomi RI )
"Kondisi internasional yang relatif, seyogyanya kini untuk sementara waktu harus berlakukan single entry policy. Dengan hanya membuka satu saja internasional airport saja di Indonesia," kata Pengamat Penerbangan dari Pusat Studi Air Power Indonesia Marsekal Purnawirawan TNI Chappy Hakim dalam diskusi daring, Rabu (23/9/2020).
Dia menjelaskan, kebijakan itu nantinya dapat memantau pergerakan bisnis hingga virus. Selain itu, keuntungan lainnya adalah dapat menimbulkan kembal geliat dunia penerbangan lokal .
(Baca Juga: Orang-orang Jadi Takut Terbang Lagi Seiring Kasus Covid-19 Meningkat )
Lihat Juga :