Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex

Jum'at, 25 September 2020 - 23:46 WIB
loading...
Bersama Jo Hyundai,...
Pengalaman dan kompetensi yang dimiliki PT Rekayasa Industri (Rekind) bakal kembali terasah yang mengarah bagi Pembangunan Pusat Produksi Olefin dan Aromatic milik TPPI. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengalaman dan kompetensi yang dimiliki PT Rekayasa Industri (Rekind) di bidang Engineering, Procurement, Construction and Commisioning (EPCC) kemungkinan bakal kembali terasah yang mengarah bagi Pembangunan Pusat Produksi Olefin dan Aromatic milik PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Isyarat akan keterlibatan itu tergambar dari lolosnya Jo Hyundai Enginering, di mana Rekind termasuk di dalamnya dan Konsorsium Technip sebagai penawar terbaik secara administratif, teknikal dan komersial dalam proses tender Proyek Strategis Nasional tersebut. Proses tender ini merupakan bagian dalam upaya untuk segera mewujudkan harapan pemerintah Indonesia menekan angka impor Migas.

(Baca Juga: BPH Migas Dorong Percepatan Realisasi Pembangunan Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang )

Proyek dengan investasi senilai Rp50 triliun dengan sebutan TPPI Olefin Complex ini bakal memproduksi High Density Polyethylene (HDPE) sebanyak 700.000 ton per tahun, Low Density Polyethylene (LDPE) sebanyak 300.000 ton per tahun, dan Polipropilena (PP) 600.000 ton per tahun.

Mengingat strategisnya proyek ini, PT Pertamina (Persero) selaku pemilik 51 persen saham PT TPPI mendesain jalannnya proses tender DBC Olefin TPPI dengan bersih dan transparan. Bahkan pelaksanannya juga disupervisi langsung oleh Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI dan Bareskrim Polri.

“Kami bersyukur proses tendernya berjalan lancar, bersih, sesuai dengan harapan kita bersama. Sehingga proyek bisa segera terealisasi dan Rekind kembali berkarya dalam pengembangan perekonomian bangsa,” ujar SVP Corporate Secretary & Legal Edy Sutrisman melalui keterangan tertulisnya.

Keterlibatan Rekind dalam proyek TPPI, memang bukan kali ini terjalin. Sebelumya, pada awal Juni 2020, Anak Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini juga terlibat dalam pengerjaan EPCC yang fokusnya bagi pembangunan 5 Tanki Produk milik PT TPPI di Tuban, Jawa Timur.

Proyek pembangunan 5 Tanki Produk TPPI ditargetkan selesai pada 2 Desember 2021. Dalam proyek ini Rekind merupakan single entity (tidak berpartner) dan berperan sangat strategis untuk bidang EPCC. Tangki yang dibangun meliputi 3 unit Tangki Mogas dengan kapasitas masing-masing 40.000 meter kubik, dengan diameter mencapai 63.8 meter dan tinggi 14.95 meter.

(Baca Juga: Rekind Dukung Peningkatan Kualitas UMKM Saat Pandemi )

Kemudian, 1 unit Tangki Paraxylene dengan kapasitas 38.000 meter kubik, diameter 62 meter dan tinggi 14.95 meter serta 1 unit Tangki Sweet Naphtha dengan kapasitas 15.200 meter kubik dengan diameter 39.3 meter dan tinggi 14.95 meter.

Sedangkan detail lingkup pekerjaannya di antaranya meliputi pengerjaan persiapan, administrasi, perijinan, mobilisasi/demobilisasi. Selain itu juga termasuk project management, engineering design, supply fabrication dan procurement, termasuk di dalamnya, pengepakan, handling dan transportasi.

Untuk bidang konstruksi, fokus pengerjaannya terkait pengerjaan instalasi baru tank system. Kemudian ada juga quality control assurance, reporting, document, mechanical completion, precommissioning dan commissioning test.

"Kami patut berbangga karena Rekind bisa berpartisipasi langsung dalam menciptakan ketahanan energi nasional. Hal ini sejalan dengan pengalaman dan kompetensi Rekind di bidang petrokimia khususnya dalam membangun Tangki Produk milik TPPI. Maka dari itu, tentu Rekind akan bekerja maksimal dengan dukungan penuh dari tenaga-tenga kerja yang profesional, inovatif dan berdedikasi tinggi," tambah Edy Sutrisman.

Dengan komitmen sinergi yang kuat antarkedua perusahaan ini, diyakini tidak hanya mampu memacu produksi, tapi juga dapat meningkatkan peran pelaku industri agar dapat menciptakan pasar yang lebih besar bagi produk petrokimia. Harapannya, dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus memperbaiki current account defisit.

Selama berkiprah 39 tahun, Rekind telah membuktikan prestasi melalui pengalaman yang dimiliki dalam bidang rancang bangun dan perekayasaan industri di tanah air. Di bidang petrokimia, kontraktor nasional ini juga mampu membangun rangkaian 9 pabrik pupuk di Indonesia dan 2 pabrik di regional ASEAN, yakni pabrik gula terpadu serta bioenergi (pabrik bioethanol, methanol dan biodiesel).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pabrik NPK Nitrat...
Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama, Pupuk Indonesia Hemat Devisa hingga Rp1 Triliun
Mengungkap Keandalan...
Mengungkap Keandalan Perusahaan EPC Indonesia Merancang Fasilitas Energi Bersih
Kompetensinya Diakui...
Kompetensinya Diakui Dunia, Rekind Digandeng Toyo Garap Proyek Global
Berkat Kompetensinya,...
Berkat Kompetensinya, Rekind Bangun 200 Proyek Berskala Nasional dan Global
Kemitraan yang Dinilai...
Kemitraan yang Dinilai Mampu Lebarkan Sayap Bisnis Pelaku Industri Lokal
Program TJSL BUMN dalam...
Program TJSL BUMN dalam Rangka Sumbangsih Perusahaan kepada Masyarakat
Rekind Raih 3 Penghargaan...
Rekind Raih 3 Penghargaan di Ajang Anugerah BUMN 2020
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved