Sri Mulyani Menjawab Proyeksi Negatif Bank Dunia

Rabu, 30 September 2020 - 08:38 WIB
loading...
Sri Mulyani Menjawab...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menanggapi proyeksi Bank Dunia yang masih memperkirakan ekonomi dunia akan tertekan termasuk pada Asia Pasifik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Berbagai proyeksi ekonomi dunia dirilis oleh lembaga keuangan negara. Di antaranya data yang baru saja dirilis oleh Bank Dunia yang memproyeksi ekonomi dunia akan tertekan termasuk pada Asia Pasifik.

Menanggapi ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan adanya perubahan proyeksi ekonomi di dunia dikarenakan resiko Covid-19 yang masih meningkat. (Baca Juga: Bank Dunia Nilai Pemulihan Ekonomi Indonesia Lamban )

"Kita melihat pertumbuhan ekonomi global telah direvisi untuk 2020 ini yang sebagian terlihat adalah revisinya agak menunjukkan risiko meningkat. Dimana World Bank minus -5,2," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual.

Kata dia, berbagai stimulus oleh berbagai negara, harus bisa dimaksimalkan agar bisa memulihkan ekonomi dunia. Hal ini agar tidak terkontraksi lebih dalam.

(Baca Juga: Catat Nih! Beda Hitungan Pertumbuhan Ekonomi Bank Dunia dengan Pemerintah )

"Kalau kita lihat dari proyeksi ini, tentu banyak faktor mempengaruhi. Seperti apakah covid bisa dikendalikan atau tereskalasi, ketersediaan vaksin dan gimana program vaksinasi bisa," jelasnya.

Dia menambahkan Indoensia juga lakukan berbagai langkah dengan tantangan Covid-19. Salah satunya menerapkan instrumen fiskal untuk 2020 dan berlanjut di 2021. "Yaitu bagaimana bisa minimalkan dan mitigasi risiko dan pulihkan ekonomi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Dunia Siaga! Bank Dunia...
Dunia Siaga! Bank Dunia Peringatkan Guncangan Pasokan Energi Terparah dalam Sejarah Resmi Dimulai
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Global Bergejolak,...
Ekonomi Global Bergejolak, Stabilitas Pangan dan MBG Harus Dijaga
Bank Dunia Nilai RI...
Bank Dunia Nilai RI Tak Bisa Jadi Negara Maju: Susah Keluar dari Middle Income Trap
Rekomendasi
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved