Sri Mulyani Mengaku Kalah dari Malaysia, Soal Apa Ya?

Kamis, 01 Oktober 2020 - 13:24 WIB
loading...
Sri Mulyani Mengaku...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku masih kalah dengan negara tetangga seperti Malaysia, soal urusan hilirisasi kelapa sawit. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, potensi hilirisasi kelapa sawit di Indonesia masih rendah dibandingkan negara tetangga, Malaysia. Padahal potensi hilirirasi kelapa sawit memiliki peranan yang penting untuk ekonomi Indonesia.

"Karena hilirisasi industri kelapa sawit masih relatif belum berkembang di negara tetangga seperti Malaysia," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Kamis (1/10/2020).

Padahal terang dia, program hilirasi ini akan memunculkan kegiatan ekonomi dan industri hilirnya memiliki nilai tambah bagi kelapa sawit. (Baca Juga: Industri Sawit Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional )

"Ini sangat penting dan policy pemerintah akan terus difokuskan menjadi nilai tambah yang makin besar dsri kelapa sawit untuk meningkatkan tidak hanya nilai ekonomi. Tapi kesempatan kerja dan kemandirian sektor pangan maupun sektor lainnya," bebernya.

Sambung dia menambahkan, lahan kelapa sawit di Indonesia cukup besar dimiliki oleh petani mandiri yang mana luasnya cukup terbatas. Untuk itu, pemerintah akan membantu petani sawit dalam mendapatkan lahan. (Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Saatnya Industri Sawit Jadi Panglima )

"Ini relatif rendah dibandingkan para perusahaan swasta besar, yang saya harapkan kita akan membantu para petani kelapa sawit," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rencana Ekspor Sawit...
Rencana Ekspor Sawit melalui BUMN, POPSI: Jangan Mengulang Kesalahan BPPC
ISEI Riau Prakarsai...
ISEI Riau Prakarsai Reformulasi DBH Sawit dan Evaluasi Peran BPDP
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Jawab Tantangan Industri Sawit Global dari Inovasi hingga Digitalisasi
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Dorong Industri Sawit Global melalui Inovasi dan Transformasi Digital
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Prabowo Sentil Eksportir...
Prabowo Sentil Eksportir Sawit hingga Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri
Rekomendasi
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Infografis
Hindari Duel, Pilot...
Hindari Duel, Pilot AS Ungkap F-22 Bisa Kalah dari Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved