Akses Jalan Tol MNP Diharapkan Jadi Pilot Project di Indonesia
Kamis, 01 Oktober 2020 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Senior Manager Fasilitas Pelabuhan PT Pelindo IV, Arwin menambahkan, hingga 28 September 2020 progress pembangunan MNP untuk Tahap I B dan I C sudah hampir 50%. Di mana kegiatan utama dari reklamasi sudah sekitar 90%.
“Saat ini kami sudah mengoperasikan MNP Tahap 1 A dengan panjang dermaga 360 meter. Selanjutnya Tahap I B dan I C diharapkan selesai secara simultan nanti di 2022,” terang Arwin.
Baca juga: 100 TKBM Dilibatkan Kegiatan Padat Karya di Pelabuhan Makassar
Pj Wali Kota Makassar, Rudi Djamaludin menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung segala upaya pembangunan jalan tol yang akan menjadi akses masuk MNP. “Salah satu yang menjadi kendala dalam pembangunan MNP dan harus diselesaikan adalah bagaimana arus masuk dan keluar, yaitu berupa akses jalan,” katanya.
“Kondisi itu harus juga terdukung dengan tingginya arus mudik kontainer yang ada. Nah kalau kita perhatikan, bahwa jalur masuk yang ada saat ini bisa dikatakan sangat jauh daripada standar kelayakan yang dibutuhkan untuk akses keluar masuk barang dari suatu port yang kalau itu sudah berkembang sesuai dengan rencana pengembangan ke depan, akan sangat tidak memadai,” ujar Rudy.
Oleh karena itu Rudi berharap, bersama seluruh pihak terkait, semoga bisa menemukan solusi yang sistematis terkait bagaimana akses jalan masuk MNP. “ Pemkot akan mendukung segala upaya ke arah sana, mari kita satukan langkah, satukan pemikiran kita, bentuk soliditas yang kuat dan insyaallah masalah seberat apapun akan selesai,” pungkasnya.
“Saat ini kami sudah mengoperasikan MNP Tahap 1 A dengan panjang dermaga 360 meter. Selanjutnya Tahap I B dan I C diharapkan selesai secara simultan nanti di 2022,” terang Arwin.
Baca juga: 100 TKBM Dilibatkan Kegiatan Padat Karya di Pelabuhan Makassar
Pj Wali Kota Makassar, Rudi Djamaludin menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung segala upaya pembangunan jalan tol yang akan menjadi akses masuk MNP. “Salah satu yang menjadi kendala dalam pembangunan MNP dan harus diselesaikan adalah bagaimana arus masuk dan keluar, yaitu berupa akses jalan,” katanya.
“Kondisi itu harus juga terdukung dengan tingginya arus mudik kontainer yang ada. Nah kalau kita perhatikan, bahwa jalur masuk yang ada saat ini bisa dikatakan sangat jauh daripada standar kelayakan yang dibutuhkan untuk akses keluar masuk barang dari suatu port yang kalau itu sudah berkembang sesuai dengan rencana pengembangan ke depan, akan sangat tidak memadai,” ujar Rudy.
Oleh karena itu Rudi berharap, bersama seluruh pihak terkait, semoga bisa menemukan solusi yang sistematis terkait bagaimana akses jalan masuk MNP. “ Pemkot akan mendukung segala upaya ke arah sana, mari kita satukan langkah, satukan pemikiran kita, bentuk soliditas yang kuat dan insyaallah masalah seberat apapun akan selesai,” pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :