Waduh, Cadangan Minyak dan Gas RI Trennya Terus Turun
Selasa, 06 Oktober 2020 - 16:31 WIB
loading...
Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan tren cadangan migas terus menurun, sementara tahun ini, produksi migas ditargetkan sebesar Rp700 ribu per barel. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina mengakui cadangan minyak dan gas (migas) di Indonesia mengalami penurunan. Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan tren cadangan migas terus menurun. Sementara pada tahun ini, produksi migas ditargetkan sebesar Rp700 ribu per barel.
"Cadangan migas Indonesia ini trennya semakin turun. Namun demikian pemerintah pun telah menetapkan rencana peningkatan cadangan migas dan produksi minyak dan gas (migas) karena mengingat demand-nya masih ada," ujar Nicke dalam video virtual, Selasa (6/10/2020).
(Baca Juga: Pertamina Pastikan Cadangan Migas 44% Lebih Tinggi dari Target )
Dia melanjutkan, pemerintah menetapkan target 1 juta barel di 2023 untuk pasokan migas. Ditambah menurutnya dengan kehadiran Blok Rokan ini bisa membuat produksi migas Pertamina semakin meningkat.
"Kita mulai depan kontribusi lebih lagi dengan bergabung Blok Rokan yang dikelola pertamina," bebernya.
"Cadangan migas Indonesia ini trennya semakin turun. Namun demikian pemerintah pun telah menetapkan rencana peningkatan cadangan migas dan produksi minyak dan gas (migas) karena mengingat demand-nya masih ada," ujar Nicke dalam video virtual, Selasa (6/10/2020).
(Baca Juga: Pertamina Pastikan Cadangan Migas 44% Lebih Tinggi dari Target )
Dia melanjutkan, pemerintah menetapkan target 1 juta barel di 2023 untuk pasokan migas. Ditambah menurutnya dengan kehadiran Blok Rokan ini bisa membuat produksi migas Pertamina semakin meningkat.
"Kita mulai depan kontribusi lebih lagi dengan bergabung Blok Rokan yang dikelola pertamina," bebernya.
Lihat Juga :