Pengusaha Nahdliyin Dirangkul Teten untuk Kembangkan Koperasi dan UMKM
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 19:55 WIB
loading...
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak Himpunan Pengusaha Nahdliyin untuk turut serta terlibat dalam upaya pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak Himpunan Pengusaha Nahdliyin untuk turut serta terlibat dalam upaya pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.Teten mengatakan, selama ini banyak koperasi yang berkembang di lingkungan Nahdliyin dan hal ini dapat menjadi modal pendukung untuk kerja sama tersebut.
“Saya mengajak para nahdliyin, terutama yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Nahdliyin, untuk ikut serta membangun dan mengembangkan koperasi dan UMKM,” kata Teten dalam acara Hari Lahir Ke-9 Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) yang digelar secara virtual di Jakarta, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Bangkitkan UMKM, Teten Minta Bantuan Erick Thohir )
Dia juga berharap para pengusaha Nahdliyin menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi Indonesia di tengah pandemi COVID-19. Selebihnya, dia menekankan bahwa struktur ekonomi Indonesia memiliki formasi 99% UMKM, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 97%, dan kontribusi ke PDB hingga 60%.
“Kontribusi dari UMKM itu sangat besar, sehingga ekonomi Indonesia ini sebenarnya UMKM. Namun sayangnya produktivitas UMKM masih terlalu rendah dibandingkan dengan usaha besar atau korporasi yang jumlahnya 1 persen, inilah tantangan utama kita,” katanya.
Di tengah pandemi, kata Teten, UMKM mengalami dampak yang luar biasa, dan kondisinya berbeda dengan krisis 1998 di mana ketika usaha besar berjatuhan, UMKM justru menyelamatkan ekonomi Indonesia.
“Saat ini beda, seluruh dunia sekarang mengalami krisis, UMKM sangat terdampak dari sisi supply maupun demand. Banyak survei dilakukan, salah satunya dari ADB, yang mencatat bahwa 50 persen UMKM diperkirakan akan menutup usahanya, sementara 88 persen usaha mikro sudah tidak lagi memiliki tabungan,” katanya.
“Saya mengajak para nahdliyin, terutama yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Nahdliyin, untuk ikut serta membangun dan mengembangkan koperasi dan UMKM,” kata Teten dalam acara Hari Lahir Ke-9 Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) yang digelar secara virtual di Jakarta, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Bangkitkan UMKM, Teten Minta Bantuan Erick Thohir )
Dia juga berharap para pengusaha Nahdliyin menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi Indonesia di tengah pandemi COVID-19. Selebihnya, dia menekankan bahwa struktur ekonomi Indonesia memiliki formasi 99% UMKM, dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 97%, dan kontribusi ke PDB hingga 60%.
“Kontribusi dari UMKM itu sangat besar, sehingga ekonomi Indonesia ini sebenarnya UMKM. Namun sayangnya produktivitas UMKM masih terlalu rendah dibandingkan dengan usaha besar atau korporasi yang jumlahnya 1 persen, inilah tantangan utama kita,” katanya.
Di tengah pandemi, kata Teten, UMKM mengalami dampak yang luar biasa, dan kondisinya berbeda dengan krisis 1998 di mana ketika usaha besar berjatuhan, UMKM justru menyelamatkan ekonomi Indonesia.
“Saat ini beda, seluruh dunia sekarang mengalami krisis, UMKM sangat terdampak dari sisi supply maupun demand. Banyak survei dilakukan, salah satunya dari ADB, yang mencatat bahwa 50 persen UMKM diperkirakan akan menutup usahanya, sementara 88 persen usaha mikro sudah tidak lagi memiliki tabungan,” katanya.
Lihat Juga :