Keamanan Digital Picu Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 11:04 WIB
loading...
Keamanan Digital Picu...
Google Temasek Company melansir pertumbuhan ekonomi digital mencapai 4 kali lipat. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Perkembangan ekonomi digital sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, Google Temasek Company melansir pertumbuhan ekonomi digital mencapai 4 kali lipat.

Sejak 2015, rata-rata pertumbuhan ekonomi digital mencapai 40%. Bahkan, diprediksi pada 2025 perekonomian digital indonesia mencapai USD130 miliar atau sekitar 1.911 triliun (kurs Rp14.700). (Baca: Muslimah, Ini Pentingnya Menyempurnakan Wudhu)

Ekonomi digital ini dipengaruhi oleh kemampuan platform digital dalam menunjukkan bahwa mereka dapat diandalkan dan dapat terus membantu meningkatkan perekonomian bangsa. Selain marketplace, yang berjaya menjadi perusahaan rintisan sukses juga ada Finance Technologi (Fintech) yang kini tengah menanjak.

Menurut Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anung Herlianto, perekonomian digital yang menjadi tulang punggung pada era pandemi harus dijaga dengan baik termasuk 'shadow bank'. Sebab, kini nasabah tidak lagi melihat sektor keuangan formal, perbankan, asuransi, atau fintech. Apa pun itu kini eranya melihat infrastruktur yang memiliki sistem pembayaran paling fleksibel. Dalam lima tahun terakhir digitalisasi terjadi pada perbankan yang menjadi bagian dari inklusi.

"Sebenarnya kantor cabang atau kantor fisik itu sangat mahal. Sementara itu masuk digitalisasi pada first round investment masih tinggi, tetapi dalam jangka panjang bisa sangat murah dan bisa menjangkau sampai ke remote area," ungkapnya.

Dia juga berharap keamanan digital pada sektor ekonomi ini terus terjaga dan jangan sampai ada satu pun yang gagal. Anung menegaskan, jika terjadi kegagalan dalam menjaga data pelanggan atau pencurian, maka akan mengurangi kepercayaan public, bahkan bisa juga merembet ke sektor formal.

Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Dino Milano Siregar menambahkan, OJK juga berinisiatif meningkatkan kemampuan literasi konsumen dan melakukan pendekatan pengaturan di fintech, Sebab, inovasi di bidang fintech yang tidak dibarengi keamanan digital akan menjadi kontraproduktif. (Baca juga: Tangkap dan Aniaya Wartawan, Polri Didesak Evaluasi Pola Pengamanan Unras)

Sebaliknya, dengan platform yang aman akan membuat masyarakat semakin nyaman memanfaatkanya. "Kami di OJK selalu mendorong para pemain fintech untuk terus berinvestasi dan berinovasi di bidang ini," ujarnya.

Amar Bank, bank digital pertama di Indonesia sangat concern dengan keamanan data yang berpedoman pada standarisasi global keamanan sistem informasi perbankan seperti ISO 270001 dan PCIDSS (Payment Card Industry Data Security Standard). Mereka juga fokus pada peraturan terkait manajemen risiko teknologi informasi yang dikeluarkan oleh OJK dan Bank Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Soal Perjanjian Transfer...
Soal Perjanjian Transfer Data RI-AS, Komisi I DPR Desak Pembentukan Lembaga PDP Independen
Rekomendasi
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Berita Terkini
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved