Sembuh dari Covid-19, Menteri Edhy Prabowo Cerita Perjuangan Lawan Corona
Minggu, 11 Oktober 2020 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi saya minum suplemen, termasuk pak menko, pak Prabowo memberikan arahan-arahan yang akhirnya saya tujuh hari di RS Polri diminta pindah untuk ke RSPAD dengan alasan lebih dekat diawasi," tuturnya.
Setelah dipindah ke RSPAD Gatot Soebroto, dia diminta oleh dokter untuk dirawat di ruang ICU. Ketika dipindah ke ruang ICU, Edhy masih belum merasakan gejala yang memburuk. Namun, dia yakin dokter memiliki pertimbangan tertentu terkait perpindahan ruang rawat tersebut. (Baca juga: Tips Aman Mengunjungi Rumah Sakit Selama Pandemi COVID-19 )
"Dokter paru memerintahkan kami dipindah ke ICU padahal saya belum merasa (ada perburukan), cuma saya percaya dokter punya alasan agar lebih intensif," jelasnya.
Menolak Pakai Ventilator
Edhy menceritakan dirinya pada saat di ruang ICU menolak untuk dipakaikan ventilator. Alasannya karena dirinya masih mampu bernapas. Ia pun menandatangani perjanjian untuk tak memakai alat tersebut.
"Satu hal yang saya tentang saat itu, saya harus pakai ventilator, saya gak mau, saya ditawarkan ventilator dan saya tolak, karena saya merasa saya belum perlu dan logika saya mengatakan saya bisa hadapi sendiri saya masih sadar, karena (kalau pakai) ventilator harus dipingsankan lebih dulu, saya nggak nyaman kalau pingsan, saya nggak bisa melawan, nggak bisa memotivasi diri saya," tuturnya.
"Di sini saya mau latihan. Disinilah saya menandatangani untuk tak pakai ventilator sehingga sampai hari ini saya bisa bicara sama saudara-saudara," tambah dia.
Setelah dipindah ke RSPAD Gatot Soebroto, dia diminta oleh dokter untuk dirawat di ruang ICU. Ketika dipindah ke ruang ICU, Edhy masih belum merasakan gejala yang memburuk. Namun, dia yakin dokter memiliki pertimbangan tertentu terkait perpindahan ruang rawat tersebut. (Baca juga: Tips Aman Mengunjungi Rumah Sakit Selama Pandemi COVID-19 )
"Dokter paru memerintahkan kami dipindah ke ICU padahal saya belum merasa (ada perburukan), cuma saya percaya dokter punya alasan agar lebih intensif," jelasnya.
Menolak Pakai Ventilator
Edhy menceritakan dirinya pada saat di ruang ICU menolak untuk dipakaikan ventilator. Alasannya karena dirinya masih mampu bernapas. Ia pun menandatangani perjanjian untuk tak memakai alat tersebut.
"Satu hal yang saya tentang saat itu, saya harus pakai ventilator, saya gak mau, saya ditawarkan ventilator dan saya tolak, karena saya merasa saya belum perlu dan logika saya mengatakan saya bisa hadapi sendiri saya masih sadar, karena (kalau pakai) ventilator harus dipingsankan lebih dulu, saya nggak nyaman kalau pingsan, saya nggak bisa melawan, nggak bisa memotivasi diri saya," tuturnya.
"Di sini saya mau latihan. Disinilah saya menandatangani untuk tak pakai ventilator sehingga sampai hari ini saya bisa bicara sama saudara-saudara," tambah dia.
Lihat Juga :