Baru Diwisuda, Lulusan STAN Sudah Hadapi Tuntutan, Apa Itu?

loading...
Baru Diwisuda, Lulusan STAN Sudah Hadapi Tuntutan, Apa Itu?
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati turut menghadiri acara upacara wisuda lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN Tahun Akademik 2019/2020 secara virtual. Dalam pidatonya, dia menekankan peran penting lulusan PKN STAN untuk berperan aktif dalam membangun negara.

Sri Mulyani menyampaikan kepada para lulusan PKN STAN untuk menggunakan ilmu yang telah diberikan untuk mengubah dunia terutama Indonesia agar menjadi negara yang adil, sejahtera dan memiliki martabat serta peradaban yang tinggi.

"Tanggung jawab kalian luar biasa besar. Bagaimana kalian akan dituntut dengan ilmu dan kesempatan yang kalian rasakan untuk bisa mengubah dan membangun negeri kita menjadi negara yang maju adil, sejahtera dan memiliki martabat peradaban tinggi. Jangan kalian menuntut orang lain, saat sekarang kalian akan dituntut untuk menjadi agen perubahan," ujar Sri Mulyani dalam pidato virtual upacara wisuda lulusan PKN STAN Tahun Akademik 2019/2020, Rabu (14/10/2020).

(Baca juga: Berbagai Negara Gunakan Tes Antigen untuk Hadapi Gelombang Kedua Covid )



Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini juga menyampaikan bahwa para lulusan PKN STAN hari ini telah masuk ke dalam kelompok kecil dari masyarakat Indonesia, dimana hanya 9 persen masyarakat Indonesia yang mampu dan memiliki keberuntungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Sebagai masyarakat yang memiliki keberuntungan dan kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi muncul tanggung jawab yang sangat besar. Artinya kalian akan dituntut untuk terus membangun dan memperbaiki negara dan bangsa kita," kata dia.

(Baca juga: Lulus S2 Unair, Pemudi Ethiopia Ini Dilanda Dilema )



Sri Mulyani juga mengutip ucapan salah satu tokoh dunia, Nelson Mandela yang berkata, "education is the most powerfull weapon which can use to chance the world". Maknanya, pendidikan adalah alat atau senjata yang paling luar bisa kekuatannya, sangat mampu untuk bisa mengubah dunia.

"Jadi, kalau kalian menyanyikan Indonesia raya, berikirar untuk membangun Indonesia, itu bukan sekadar tekad, kalian diberikan sarana dalam bentuk pendidikan terbaik di republik Indonesia bahkan dalam kalian menuntut ilmu dibayar oleh uang negara," ucapnya.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top