Ini yang Ditunggu, Akan Ada Tes Swab PCR Seharga Rp200 Ribu
Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:09 WIB
loading...
Ilustrasi swab test. Foto/Dok SINDOphoto/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencatat akan ada subsidi tes polymerase chain reaction (PCR) Covid-19. Skema itu akan diputuskan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.
Ketua BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, proyeksi harga dalam skema subsidi tes PCR sebesar Rp200.000. Dengan begitu, sebagian harga tes PCR akan ditanggung pemerintah.
Dia menegaskan bahwa harga resmi tes PCR senilai Rp900.000 yang telah ditetapkan sebelumnya hanya dikhususkan bagi pihak swasta atau mandiri. Artinya, batas atas biaya pemeriksaan PCR tersebut hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang akan melakukan tes secara mandiri dan tidak berlaku bagi upaya pemeriksaan tes PCR yang dilakukan oleh pemerintah untuk kepentingan pelacakan kontak erat pasien Covid-19.
(Baca juga: Resmi! BPKP dan Kemenkes Tetapkan Harga Swab Test Paling Mahal Rp900.000 )
"Ini bukan subsidi (harga PCR Rp900.000), subsidi hitungannya lain, nanti Kemenkes yang nentuin, harganya Rp200.000 beda ini, yang mandiri nggak ada subsidi, kalau ini kan gratis. Kalau yang terinfeksi kan gratis semua, dibiayai pemerintah, kecuali mandiri atau orang yang swab sendiri," ujar Ateh di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
Ketua BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, proyeksi harga dalam skema subsidi tes PCR sebesar Rp200.000. Dengan begitu, sebagian harga tes PCR akan ditanggung pemerintah.
Dia menegaskan bahwa harga resmi tes PCR senilai Rp900.000 yang telah ditetapkan sebelumnya hanya dikhususkan bagi pihak swasta atau mandiri. Artinya, batas atas biaya pemeriksaan PCR tersebut hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang akan melakukan tes secara mandiri dan tidak berlaku bagi upaya pemeriksaan tes PCR yang dilakukan oleh pemerintah untuk kepentingan pelacakan kontak erat pasien Covid-19.
(Baca juga: Resmi! BPKP dan Kemenkes Tetapkan Harga Swab Test Paling Mahal Rp900.000 )
"Ini bukan subsidi (harga PCR Rp900.000), subsidi hitungannya lain, nanti Kemenkes yang nentuin, harganya Rp200.000 beda ini, yang mandiri nggak ada subsidi, kalau ini kan gratis. Kalau yang terinfeksi kan gratis semua, dibiayai pemerintah, kecuali mandiri atau orang yang swab sendiri," ujar Ateh di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
Lihat Juga :