Berapa Lama RI Terjebak Resesi? Ini Ramalan Airlangga

Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:31 WIB
loading...
Berapa Lama RI Terjebak...
Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan resesi yang terjadi di Indonesia tidak akan lama. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali minus di kuartal III-2020 sehingga masuk jurang resesi.

"Indonesia memang dibandingkan dengan negara lain kontraksinya minus 5,3% di kuartal II dan sebentar lagi akan ada result daripada kuartal III. Di sini berbagai lembaga melihat kita tetap minus tetapi diharapkan kuartal IV kita masuk bisa minus 1 sampai positif 0,4%," kata Airlangga dalam video virtual, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi Bulog, Buwas Digeser?

Dia melanjutkan walaupun DKI Jakarta masih melakukan Pembatasan Sosial Berskla Besar (PSBB) tidak akan memberikan efek negatif pada Indonesia. Lantaran perkantoran masih bisa bekerja dengan networking dan PSSB yanh di DKI Jakarta tidak seketat pertama.

"Kalau kita lihat karyawan masih bisa bekerja walau masih ada PSBB karena ada networking. Apalagi kalau kita liha/ berbagai lembaga sudah melihat bahwa kita positif sekitar 5%, 4,5% sampai 5%," katanya.

Baca Juga: Airlangga Optimistis Ekonomi Meroket Lebih Cepat Dibandingkan Krisis 1998

Menurut dia pemulihan ekonomi Indonesia 2021 dinilai semakin nyata jika keberadaan vaksin sudah bisa disuntikkan ke masyarakat. "Tentu kita berharap di 2021 ini dimulai pemulihan ekonomi terutama apabila kita bisa mendapatkan akses vaksin yang memang sudah direncanakan," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved