Laba Bersih BRIsyariah Meroket 238%, Simak Nih Kinerja Impresif di Kuartal III

loading...
Laba Bersih BRIsyariah Meroket 238%, Simak Nih Kinerja Impresif di Kuartal III
PT Bank BRIsyariah Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif pada triwulan III 2020, sebesar 238% menjadi Rp190,5 milyar, dibandingkan triwulan III 2019. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - PT Bank BRIsyariah Tbkmencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif pada triwulan III 2020, sebesar 238% menjadi Rp190,5 milyar dibandingkan triwulan III 2019. Di sisi aset, BRIsyariah tercatat sebesar Rp56 triliun pada triwulan III 2020, meningkat 51,40% dibandingkan triwulan III 2019.

Tidak hanya mencatat pertumbuhan laba, pertumbuhan pembiayaan dan dana murah Perseroan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Direktur Utama BRIsyariah Ngatari menyampaikan, hingga triwulan III 2020 BRIsyariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp40 triliun, tumbuh mencapai 57,90% year-on-year (yoy).

Pertumbuhan pembiayaan yang signifikan ditopang oleh segmen Ritel (SME, Mikro dan Konsumer) untuk memberikan imbal hasil yang lebih optimal. “Peningkatan laba bersih BRIsyariah di triwulan III 2020 didukung oleh optimalisasi fungsi intermediari yang diikuti dengan pengendalian beban biaya dana,” ujar Direktur Utama BRIsyariah, Ngatari di Jakarta, Senin (26/10/2020).

(Baca Juga: Catat! Merger 3 Bank Syariah Sah per 1 Februari 2021)



Secara rinci, pada triwulan III 2020, komposisi pembiayaan konsumer menjadi yang domininan dalam penyaluran pembiayaan di BRIsyariah. Pembiayaan konsumer ini menjadi salah satu fokus penyaluran pembiayaan BRIsyariah karena memiliki risiko yang rendah.

Hal ini dikarenakan pembiayaan konsumer ini berdasarkan asset based (KPR) dan Salary Based (pembiayaan multi guna). Total pembiayaan konsumer yang disalurkan BRIsyariah hingga triwulan III 2020 mencapai Rp12,2 triliun atau tumbuh sebear 53,77% yoy.

Selain segmen konsumer, pembiayaan mikro BRIsyariah juga memberikan kontribusi besar terhadap total pembiayaan di BRIsyariah. Penyaluran pembiayaan mikro BRIsyariah tercatat sebesar Rp10,9 triliun, tumbuh sebesar 185% year on year. Pembiayaan KUR yang masuk di segmen mikro mencatat pertumbuhan positif. Penyaluran KUR BRIsyariah di bulan September 2020 telah mencapai 95% dari target total di tahun 2020.



"Total target KUR BRIsyariah di tahun 2020 adalah Rp 4,5 triliun. Alhamdulillah di bulan September 2020 kami telah menyalurkan Rp4,3 triliun. Artinya hampir tercapai 100% dari target,” ungkap Ngatari.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top