Penurunan Suku Bunga Belum Mampu Genjot Pertumbuhan Kredit
Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:34 WIB
loading...
Suku bunga kredit yang turun hanya 4 basis poin dinilai belum dapat mendorong pertumbuhan kredit. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pada September 2020, rata-rata suku bunga kredit tercatat sebesar 9,85%, atau turun 4 basis poin dibandingkan 9,89% pada bulan sebelumnya. Meskipun begitu, penurunan suku bunga kredit ini diperkirakan belum dapat mendorong pertumbuhan kredit .
"Di tengah pandemi saat sekarang ini kondisi dunia usaha masih dalam tekanan dan permintaan terhadap kredit masih aman sangat rendah," kata Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah saat dihubungi di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
(Baca Juga: Ikuti Tren Suku Bunga Acuan, Bunga Kredit Turun 4 Basis Poin)
Sementara, di sisi lain, perbankan juga akan sangat hati-hati dalam menyalurkan kredit. Menurut Piter, dengan permintaan dan penawaran kredit yang masih terus turun, pertumbuhan kredit tidak dapat naik tinggi, bahkan berpotensi negatif. "Kredit hingga akhir tahun diperkirakan berada di angka 1-2%," ucapnya.
Adapun penurunan bukan hanya pada suku bunga kredit saja, penyaluran kredit pada September 2020 juga turun menjadi Rp5.529,4 triliun atau tumbuh negatif -0,4% (yoy). Penurunan laju penyaluran kredit seiring dengan perlambatan kredit kepada debitur korporasi dan perorangan.
"Di tengah pandemi saat sekarang ini kondisi dunia usaha masih dalam tekanan dan permintaan terhadap kredit masih aman sangat rendah," kata Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah saat dihubungi di Jakarta, Selasa (27/10/2020).
(Baca Juga: Ikuti Tren Suku Bunga Acuan, Bunga Kredit Turun 4 Basis Poin)
Sementara, di sisi lain, perbankan juga akan sangat hati-hati dalam menyalurkan kredit. Menurut Piter, dengan permintaan dan penawaran kredit yang masih terus turun, pertumbuhan kredit tidak dapat naik tinggi, bahkan berpotensi negatif. "Kredit hingga akhir tahun diperkirakan berada di angka 1-2%," ucapnya.
Adapun penurunan bukan hanya pada suku bunga kredit saja, penyaluran kredit pada September 2020 juga turun menjadi Rp5.529,4 triliun atau tumbuh negatif -0,4% (yoy). Penurunan laju penyaluran kredit seiring dengan perlambatan kredit kepada debitur korporasi dan perorangan.
Lihat Juga :