Bank Indonesia Fokuskan Wakaf Lintas Negara

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 17:28 WIB
loading...
Bank Indonesia Fokuskan...
Kelompok Kerja Internasional tentang Prinsip Inti Wakaf (WCP). dibentuk untuk merumuskan kerangka regulasi pengelolaan wakaf. Kelompok ini terdiri dari lembaga lintas negara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Lembaga wakaf telah berkembang dari waktu ke waktu dan lintas daerah. Penelitian Islam dan Lembaga Pelatihan-Bank Pembangunan Islam (IRTI-IsDB), Bank Indonesia, dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) telah memprakarsai Prinsip Inti Wakaf (WCP) .

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni P. Joewono mengatakan, tujuan utama WCP adalah untuk mempromosikan standar minimum sebagai pengaturan dan pengawasan yang baik terhadap pengelolaan dan pengawasan wakaf.

"Kelompok Kerja Internasional tentang WCP dibentuk untuk merumuskan kerangka regulasi pengelolaan wakaf. Kelompok ini terdiri dari lembaga lintas negara yaitu IRTI-IsDB, Bank Indonesia, dewan Wakaf Indonesia, Awqaf Selandia Baru, Awqaf Australia, dan lainny," beber dia saat webinar ISEF di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

(Baca Juga: Dana Abadi Umat, Wapres Siapkan Gerakan Nasional Wakaf Tunai )

Doni mengungkapkan beberapa prinsip tentang pengawasan wakaf lintas batas di WCP diantaranya pertama pengawas wakaf menilai lembaga wakaf sudah memadai kebijakan dan proses untuk mengontrol risiko negara di lintas batas kegiatan wakaf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
Rekomendasi
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved