Pariwisata Masih Lesu Pengaruhi Laju Inflasi di Oktober
Senin, 02 November 2020 - 23:40 WIB
loading...
Wisatawan menikmati pemandangan di Bali. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis terjadi inflasi sebesar 0,07% pada Oktober 2020. Berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK), BPS menghimpun dari 90 kota di Indonesia, 66 diantaranya mengalami inflasi dan 24 kota terjadi deflasi.
Ekonom Indef, Bhima Yudhistira menilai, inflasi yang rendah khususnya di pulau Jawa lebih dipengaruhi oleh rendahnya belanja kelas menengah dan atas. Perilaku menahan belanja masih jadi faktor utama selama masa pandemi.
(Baca juga: Ekonomi AS Positif, Kabar Baik untuk Indonesia )
"Sementara belum optimalnya sektor pariwisata seperti hotel dan restoran membuat permintaan bahan-bahan makanan, jasa transportasi cenderung rendah," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/11/2020).
Biasanya libur panjang membuat inflasi naik, tapi Oktober lalu arus wisatawan lokal masih sedikit. Adapun untuk wisatawan mancanegara (wisman) menurut catatan BPS jumlahnya per September 2020 mencapai 153.500 orang atau anjlok 88,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ekonom Indef, Bhima Yudhistira menilai, inflasi yang rendah khususnya di pulau Jawa lebih dipengaruhi oleh rendahnya belanja kelas menengah dan atas. Perilaku menahan belanja masih jadi faktor utama selama masa pandemi.
(Baca juga: Ekonomi AS Positif, Kabar Baik untuk Indonesia )
"Sementara belum optimalnya sektor pariwisata seperti hotel dan restoran membuat permintaan bahan-bahan makanan, jasa transportasi cenderung rendah," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/11/2020).
Biasanya libur panjang membuat inflasi naik, tapi Oktober lalu arus wisatawan lokal masih sedikit. Adapun untuk wisatawan mancanegara (wisman) menurut catatan BPS jumlahnya per September 2020 mencapai 153.500 orang atau anjlok 88,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lihat Juga :