Siap-siap Antisipasi Volatilitas Jangka Pendek Pasca-Pilpres AS

Rabu, 04 November 2020 - 13:02 WIB
loading...
A A A
Terlebih lagi, adanya situasi Covid 19 global yang masih memburuk, tingkat kematian di mayoritas negara semakin menurun dan rendahnya toleransi ekonomi global terhadap lockdown para negara di masa lalu serta tensi politik AS berpotensi menurun seiring dengan progres pemilu dan juga stimulus fiskal tambahan oleh pemerintah.

(Baca Juga: Quick Count Pilpres AS: Electoral Votes Sementara Biden 209, Trump 112)

Akan tetapi, imbuh dia, kunci peran saat ini masih dipegang oleh bank sentral Amerika Serikat, dimana pernyataan terakhir mengarah kepada pelonggaran kebijakan suku bunga yang akan lebih panjang. "The Fed diekspektasi akan menjaga suku bunga mendekati level nol sampai akhir tahun 2025," ujarnya.

Pasar keuangan memandang bahwa pemulihan ekonomi AS akan menurun jika putaran stimulus fiskal berikutnya gagal terwujud. Namun risiko peristiwa penting adalah saat pemilihan presiden AS.

Menurut Vasu, jika hasil yang diperebutkan menjadi mungkin, ini bisa menjadi katalis negatif untuk dolar AS (USD) dalam jangka pendek. Pelemahan USD kemungkinan akan terbatas pada mata uang cadangan lainnya, terutama yen Jepang.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Berita Terkini
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved