Industri Sawit Redup, Ini Sebabnya
Rabu, 04 November 2020 - 23:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Bos Garuda: Tak Hanya Penumpang, Pilot hingga Pramugari Ikut Rebutan Naik Pesawat Bermasker
Selain itu, isu yang berkembang lainya adalah deforestasi atau kegiatan penebangan hutan atau tegakan pohon. Padahal perkebunan kelapa sawit hanya berkisar 11 persen dari luas seluruh perkebunan yang ada di Indonesia. Artinya penggunaan lahan untuk sawit itu masih sangat sedikit. "Sawit juga dipermasalahkan karena membangun di lahan gambut. Padahal dengan palm oil hasilnya hijau semua." tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa isu - isu negatif tentang sawit dimulai karena adanya persaingan dalam minyak nabati. Saingan utama dari minyak sawit adalah soya dan bunga matahari. Saat ini, Indonesia menempati urutan pertama dalam penyuplai minyak nabati dunia. Sehingga isu negatif tersebut sengaja dimunculkan oleh negara-negara Eropa, karena sawit dinilai sebagai ancaman utama."Isu lingkungan itu muncul begitu masif dan menyerang industri sawit Indonesia," tandasnya.
Selain itu, isu yang berkembang lainya adalah deforestasi atau kegiatan penebangan hutan atau tegakan pohon. Padahal perkebunan kelapa sawit hanya berkisar 11 persen dari luas seluruh perkebunan yang ada di Indonesia. Artinya penggunaan lahan untuk sawit itu masih sangat sedikit. "Sawit juga dipermasalahkan karena membangun di lahan gambut. Padahal dengan palm oil hasilnya hijau semua." tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa isu - isu negatif tentang sawit dimulai karena adanya persaingan dalam minyak nabati. Saingan utama dari minyak sawit adalah soya dan bunga matahari. Saat ini, Indonesia menempati urutan pertama dalam penyuplai minyak nabati dunia. Sehingga isu negatif tersebut sengaja dimunculkan oleh negara-negara Eropa, karena sawit dinilai sebagai ancaman utama."Isu lingkungan itu muncul begitu masif dan menyerang industri sawit Indonesia," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :