Cicit Pendiri John Lewis Partnership Lempar Handuk

Kamis, 05 November 2020 - 10:04 WIB
loading...
Cicit Pendiri John Lewis...
Foto/campaignlive.com
A A A
JAKARTA - John Lewis Partnership, perusahaan ritel ternama asal Inggris , melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 1.500 karyawannya. Langkah itu merupakan upaya perusahaan untuk menghasilkan penghematan tahunan hingga 300 juta pound (Rp5,6 triliun). ( Baca juga:Pengusaha dan Buruh bak Berbalas 'Pantun' Soal Upah 2021 )

Pemangkasan akan dilakukan di dua kantor pusat John Lewis di London dan Bracknell, tempat perusahaan mempekerjakan sekitar 5.000 karyawan. PHK akan dilakukan dalam dua tahap, yang pertama akan segera dimulai dan yang kedua ditargetkan selesai pada April 2021.

“Ini untuk menciptakan bisnis yang berkembang dan berkelanjutan di masa depan, untuk mencapai hal itu kami harus gesit dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kebutuhan pelanggan kami,” ujar Chairman John Lewis Partnership, Sharon White dikutip dari The Guardian pada Kamis (5/11/2020).

Sebelumnya, perusahaan telah mem-PHK 1.300 karyawan ketika John Lewis menutup delapan department store besar tahun ini. Perusahaan telah menetapkan rencana pemulihan bisnis lima tahun ke depan, sama seperti yang dilakukan peritel lain yang juga terdampak pandemi Covid-19.

Pada September lalu, John Lewis memberi tahu staf bahwa mereka tidak akan menerima bonus untuk pertama kalinya sejak 1953, setelah perusahaan mengalami kerugian sebesar 635 juta pound (Rp11 triliun) sejak awal tahun hingga Juli. ( Baca juga:Komisi IX Klaim Masih Terima Keluhan soal Pelatihan Kartu Prakerja )

Perusahaan akan mencarikan pekerjaan alternatif bagi karyawan terdampak PHK. Sementara itu, Patrick Lewis (Direktur Keuangan John Lewis)--cicit dari pendiri John Lewis dan satu-satunya anggota keluarga yang masih bekerja untuk perusahaan--akan segera mengundurkan diri setelah 26 tahun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Rekomendasi
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
Betrand Peto Akui Tak...
Betrand Peto Akui Tak Tahu Ada Petisi Boikot Sarwendah, Fokus Garap Lagu Baru
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Berita Terkini
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved