Pemerintah Dorong Tren Pemanfaatan Sistem PLTS Atap di Sektor Industri

Senin, 09 November 2020 - 10:08 WIB
loading...
Pemerintah Dorong Tren...
Menuju target 23% pada tahun 2025, energi surya menjadi salah satu andalan karena mempunyai keunggulan yang tidak semua energi yang lain bisa menyamai terutama dalam aspek biaya.
A A A
JAKARTA - Pemanfaatan energi surya melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap menjadi salah satu andalan percepatan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia. Saat ini tren pemanfaatan sistem PLTS Atap diarahkan untuk mendorong penggunaan PLTS Atap untuk kebutuhan energi listrik sehari-hari pada pelanggan PT PLN (Persero) sektor perumahan. Pemerintah berharap para pelaku industri swasta dapat turut berkontribusi besar terhadap pengembangan PLTS Atap nasional.

“Menuju target 23% pada tahun 2025, energi surya menjadi salah satu andalan kita karena mempunyai keunggulan yang tidak semua energi yang lain bisa menyamai terutama dalam aspek biaya. Potensi pengembangan PLTS Atap sangat tinggi, baik untuk rumah tangga, komersial dan industri, serta gedung pemerintah,“ tutur Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Harris saat membuka Sosialisasi Pemanfaatan Sistem PLTS Atap pada Sektor Industri yang dilaksanakan Kamis (5/11/2020).

“Biaya pemanfaatan sistem PLTS Atap juga semakin lama semakin turun, dimana harga listrik dari energi surya menyentuh angka 1,32 sen US dollar/Kwh. Namun perkembangan pemanfaatannya turut terdampak pandemi Covid-19. Progres saat ini kita sudah menuju kepada tren yang baik untuk mendorong pemanfaatan PLTS Atap di pelanggan PLN yang ada. Meski demikian, saya tetap berharap progres yang baik juga diikuti dalam pemanfaatan PLTS Atap oleh sektor industri,” imbuhnya.

Sejak peluncuran Peraturan Menteri ESDM yang mengatur pemanfaatan sistem PLTS Atap pada bulan Desember 2018, pelanggan PLN yang pasang baru mencapai 2.566 dengan total kapasitas terpasang mencapai 18,19 megawatt peak (MWp). Sektor industri menjadi penyumbang terbesar dengan kapasitas sebesar 7,757 MWp dari 16 pelanggan, diikuti oleh sektor rumah tangga dengan kapasitas sebesar 5,151 MWp dari jumlah pelanggan sebanyak 2.151 dan sektor bisnis dengan kapasitas sebesar 1,910 MWp dengan jumlah pelanggan sebanyak 190. Tiga urutan terakhir penyumbang kapasitas PLTS Atap adalah sektor sosial, Pemerintah, dan layanan khusus.

Pada kesempatan ini Haris mengapresiasi atas pemanfaatan sistem PLTS Atap yang dilakukan oleh dua perusahaan swasta di lingkungan perusahaannya dan telah diresmikan dalam waktu dua bulan terakhir. Hal ini menjadi salah satu bukti semakin meningkatnya kesadaran pelaku industri akan pentingnya penggunaan energi yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Rekomendasi
Spanyol Tantang Prancis...
Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Indonesia Hadirkan 30...
Indonesia Hadirkan 30 Instalasi Seni di Flower Dome Singapura, Tampilkan Pesona Nusantara
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved