Bandara Dikepung Massa Jangan Terulang, Pengamat: Harus Ada Rencana Darurat

Selasa, 10 November 2020 - 21:33 WIB
loading...
Bandara Dikepung Massa...
Pengamat penerbangan Alvin Lie menilai, kedatangan Habib Rizieq yang menimbulkan massa besar di Bandara Soekarno-Hatta harus diantisipasi sehingga tidak berulang. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Pengamat penerbangan Alvin Lie menilai, kedatangan Habib Rizieq yang menimbulkan massa besar di Bandara Soekarno-Hatta harus diantisipasi sehingga tidak berulang. Kerugian yang ditimbulkan maskapai, menurutnya cukup besar sebab hampir semua maskapai menunda penerbangan.

“Ini bukan kondisi normal, tapi kondisi luar biasa. Seharusnya bisa diantisipasi kalau ada koordinasi banyak pihak, dari Kemenhub misalnya berkoordinasi dengan Pemerintah daerah setempat. Harus ada rencana darurat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ungkapnya dihubungi di Jakarta Selasa (10/11/2020).

(Baca Juga: Bandara Dilindungi Sesuai Protap, Kedatangan Habib Rizieq Akan Berjalan Lancar )

Peristiwa aksi massa besar-besaran di Bandara Soekarno-Hatta bukan peristiwa mendadak. Antisipasi hendaknya dilakukan dengan memberikan informasi mengenai rute-rute alternatif tidak hanya mengandalkan jalan tol.

“Bukan hanya penumpang yang terlambat, tapi juga pilot, pramugari awak kabin hingga pekerja bandara. Di sisi lain, kereta bandara juga harus dimanfaatkan sebagai jalur alternatif. Ini pelajaran yang berharga agar tidak terulang kembali,” ucap dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Berita Terkini
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Infografis
Tidak Ada Rencana untuk...
Tidak Ada Rencana untuk Perdamaian Ukraina - Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved