PR Besar Ekonomi Digital

Kamis, 12 November 2020 - 06:05 WIB
loading...
PR Besar Ekonomi Digital
Potensi besar ekonomi digital di Tanah Air harus dibarengi tata kelola bisnis yang baik guna memitigasi berbagai risiko. Foto/Koran SINDO
A A A
JAKARTA - Potensi besar ekonomi digital di Tanah Air harus dibarengi tata kelola bisnis yang baik guna memitigasi berbagai risiko. Faktor keamanan mesti dikedepankan agar digitalisasi dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.



Kehadiran ekonomi digital dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi arus utama aktivitas bisnis di Indonesia. Di masa pandemi Covid-19, aktivitas berbasis koneksi internet itu bahkan melaju lebih cepat karena terbatasnya kehadiran fisik. Pelaku usaha pun ramai-ramai menggunakan platform digital demi menjangkau konsumen. Tidak sedikit pula masyarakat memulai usaha dari rumah dengan memanfaatkan teknologi terkini.

Di antara sekian banyak aktivitas ekonomi yang menggunakan teknologi digital, sektor keuangan menjadi salah satu yang paling gencar melakukan revolusi. Ini terlihat dari keberadaan perusahaan teknologi keuangan (financial technology/fintech) yang dari hari ke hari kian menjamur. Nilai transaksinya pun terbilang besar, mencapai ratusan triliun. (Baca: Amalan Doa Agar Rezeki Melimpah Ruah)

Ihwal peran penting fintech ini diakui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta kemarin. Menurut Presiden, layanan fintech telah memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

“Layanan fintech berkembang sangat pesat. Kontribusi fintech penyaluran pinjaman nasional 2020 capai Rp128,7 triliun meningkat 113% secara year on year,” kata Presiden dalam video virtual kemarin.

Menurut catatan presiden, hingga September 2020 terdapat 89 penyelenggara fintech yang berkontribusi Rp9,87 triliun pada transaksi layanan jasa keuangan Indonesia. Sedangkan Rp15,5 triliun disalurkan penyelenggara fintech, equity crowdfunding. “Ihwal ini menjadi perkembangan luar biasa,” katanya.

Namun, kata Jokowi, Indonesia masih punya pekerjaan rumah besar untuk pengembangan teknologi finansial. Hal ini dilihat dari indeks inklusi keuangan di Indonesia yang masih tertinggal dibandingkan beberapa negara lain di Asia. (Baca juga: Kemendikbud Dukung Pelaksanaan Kampus Sehat Selama Pandemi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
Laporan AMS 2025–2026...
Laporan AMS 2025–2026 AFTECH Petakan Lima Transisi Fintech Indonesia
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Rekomendasi
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Driver Taksi Ini Simpan...
Driver Taksi Ini Simpan Rahasia Gelap, Nonton Microdrama Midnight Meter di V+Short
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved