2.000 Perusahaan Korsel Sudah Tanam Modal di RI, BKPM Terus Genjot
Kamis, 12 November 2020 - 21:49 WIB
loading...
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil dan Menperin Korsel berbagi ide tentang perluasan investasi antara kedua negara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyepakati untuk menjaga dan meningkatkan kerjasama ekonomi dan bisnis dengan Korea Selatan. Hal ini dilakukan karena kedua negara menyadari bahwa kolaborasi adalah strategi kunci untuk bersama-sama mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19.
Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Perindustrian Korea Selatan Sung Yun-mo di Seoul, Korea Selatan.
Kedua menteri berbagi ide tentang perluasan investasi antara kedua negara. Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan pada bulan November 2019 lalu.
(Baca Juga: Harga Tanah dan Upah di Indonesia Juara di ASEAN )
Bahlil menyampaikan, bahwa di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, upaya percepatan dalam menjaga dan menarik investor justru semakin diperlukan. Pemerintah Indonesia juga terus mendorong investasi strategis dan berkualitas masuk ke Indonesia.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, Indonesia harus bergerak cepat menuju transformasi ekonomi. Inilah momentum untuk membangun industri-industri yang menciptakan nilai tambah. Dan Korea Selatan menjadi salah satu mitra strategis Indonesia dalam mewujudkan hal tersebut," jelas Bahlil di Jakarta.
Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Perindustrian Korea Selatan Sung Yun-mo di Seoul, Korea Selatan.
Kedua menteri berbagi ide tentang perluasan investasi antara kedua negara. Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan pada bulan November 2019 lalu.
(Baca Juga: Harga Tanah dan Upah di Indonesia Juara di ASEAN )
Bahlil menyampaikan, bahwa di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, upaya percepatan dalam menjaga dan menarik investor justru semakin diperlukan. Pemerintah Indonesia juga terus mendorong investasi strategis dan berkualitas masuk ke Indonesia.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, Indonesia harus bergerak cepat menuju transformasi ekonomi. Inilah momentum untuk membangun industri-industri yang menciptakan nilai tambah. Dan Korea Selatan menjadi salah satu mitra strategis Indonesia dalam mewujudkan hal tersebut," jelas Bahlil di Jakarta.
Lihat Juga :