Gerak Cepat Bangkitkan Sektor Pariwisata Lewat Protokol 3K
Senin, 16 November 2020 - 20:42 WIB
loading...
Juru Bicara Kemenparekraf, Prabu Revolusi menyebutkan saat ini pemerintah tengah mendorong geliat sektor wisata dengan mengandalkan wisatawan domestik dan mendorong penerapan integrasi protokol 3K. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Kemenperian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) , Prabu Revolusi menyebutkan saat ini pemerintah tengah mendorong geliat sektor wisata dengan mengandalkan wisatawan domestik seiring belum dibukanya kembali wisata mancanegara. Upaya yang dilakukan yakni mendorong penerapan integrasi protokol 3K (kesehatan, keamanan, dan keselamatan) destinasi pariwisata.
Lewat protokol tersebut diharapkan dapat mendorong kepercayaan wisatawan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. "Semua kita lakukan untuk memastikan pariwisata Indonesia kita bisa berdenyut lagi, bisa kembali jutaan orang yang bersandar hidupnya pada pariwisata bisa kembali bernafas dan banyak hal yang kita lakukan tidak hanya di Bali," terang Prabu Revolusi.
(Baca Juga: Kemenparekraf Kampanyekan Protokol Kesehatan di Labuan Bajo )
Lebih lanjut Ia mencontohkan, Labuan Bajo misalnya telah disimulasikan protokol 3K untuk pertama kalinya di Indonesia. Saat ini Indonesia mempunyai protokol yang terintegrasi antara Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan.
"Integrasi yang sebelumnya sulit, ternyata sekarang bisa dilakukan. 23 Kelembagaan dan Kementerian bersatu padu, satu visi untuk membuat satu protokol yang selama ini kita idam-idamkan dan ternyata bisa. Labuan Bajo jadi percontohan pertama dan nanti akan diadopsi oleh daerah-daerah lainnya agar protokol 3K itu bisa diimplementasikan ke daerah-daerah lain," paparnya.
Lewat protokol tersebut diharapkan dapat mendorong kepercayaan wisatawan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. "Semua kita lakukan untuk memastikan pariwisata Indonesia kita bisa berdenyut lagi, bisa kembali jutaan orang yang bersandar hidupnya pada pariwisata bisa kembali bernafas dan banyak hal yang kita lakukan tidak hanya di Bali," terang Prabu Revolusi.
(Baca Juga: Kemenparekraf Kampanyekan Protokol Kesehatan di Labuan Bajo )
Lebih lanjut Ia mencontohkan, Labuan Bajo misalnya telah disimulasikan protokol 3K untuk pertama kalinya di Indonesia. Saat ini Indonesia mempunyai protokol yang terintegrasi antara Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan.
"Integrasi yang sebelumnya sulit, ternyata sekarang bisa dilakukan. 23 Kelembagaan dan Kementerian bersatu padu, satu visi untuk membuat satu protokol yang selama ini kita idam-idamkan dan ternyata bisa. Labuan Bajo jadi percontohan pertama dan nanti akan diadopsi oleh daerah-daerah lainnya agar protokol 3K itu bisa diimplementasikan ke daerah-daerah lain," paparnya.
Lihat Juga :