Soal Bisnis Neobank, Indonesia Kalah Start dari Filipina
Selasa, 17 November 2020 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi fintech pembayaran dan fintech pembiayaan bukan neobank walaupun di beberapa negara fintech adalah neobank. Tapi di kita konsepnya berbeda. Kecuali kita sudah mengatur dengan jelas, tetapi aturannya belum ada," katanya.
( Baca juga:FPI, Persaudaraan Alumni dan GNPF Ulama Sepakat Tunda Reuni 212 )
Agus melanjutkan, meski belum ada regulasinya di Indonesia, tetapi peluang neobank di Indonesia cukup menjanjikan. Di Asia, perkembangan neobank didominasi negara-negara Asia Timur, seperti China, Hong Kong, dan Korea.
Singapura dan Filipina merupakan negara ASEAN yang sudah memiliki neobank. Sementara di India neobank juga mulai berkembang. "Filipina selangkah lebih maju daripada kita, sementara kita belum punya neobank," tuturnya.
( Baca juga:FPI, Persaudaraan Alumni dan GNPF Ulama Sepakat Tunda Reuni 212 )
Agus melanjutkan, meski belum ada regulasinya di Indonesia, tetapi peluang neobank di Indonesia cukup menjanjikan. Di Asia, perkembangan neobank didominasi negara-negara Asia Timur, seperti China, Hong Kong, dan Korea.
Singapura dan Filipina merupakan negara ASEAN yang sudah memiliki neobank. Sementara di India neobank juga mulai berkembang. "Filipina selangkah lebih maju daripada kita, sementara kita belum punya neobank," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :