On the Track, Realisasi Food Estate Kalteng sudah Capai 19.000 Hektare

Selasa, 17 November 2020 - 22:22 WIB
loading...
On the Track, Realisasi...
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Mentan Syahrul Yasin Limpo (dua dari kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (dua dari kiri), dan Menhan Prabowo Subianto (kiri) saat meninjau lahan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Juli 2020 lalu.
A A A
JAKARTA – Pemerintah terus berupaya mempercepat perkembangan kawasan food estate di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kabupaten Humbang Hasundutandi Sumatera Utara (Sumut) untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Program prioritas ini dinilai mampu membangun kawasan ekonomi baik lokal maupun nasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Momon Rusmono mengatakan bahwa saat ini progres pelaksanaan program food estate sudah on the track. Meski masih ada beberapa kendala, tetapi tidak akan mengurangi percepatan pengolahan lahan yang sedang dilakukan.

(Baca juga:Mantap, Konektivitas Menuju Food Estate Kalteng Terus Dibangun)

“Progres pelaksanaan food estate di Kalteng realisasinya sudah mencapai 63,40% atau sekitar 19.000 ha dari total target 30.000 ha,” kata Momon saat rapat dengar pendapat (RDP) jajaran pejabat eselon I Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Komisi IV DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Momon mengatakan, target proses pengelolaan lahan program food estate di Kalteng diharapkan bisa selesai pada Desember 2020. Hal ini dilihat dari kemampuan alat mesin pertanian (alsintan) yang sudah diturunkan ke lokasi tersebut.

(Baca juga:Food Estate Humabahas Berbasis Hortikultura)

“Area seluas 30.000 ha tersebut terdiri atas 20.000 ha berlokasi di Kabupaten Kapuas, sementara 10.000 ha lainnya berada di Kabupaten Pulang Pisau,” katanya.

Selain itu, Momon menyebutkan realisasi penyaluran sarana produksi (saprodi) benih padi yang sudah tersalur sudah sekitar 24.100 ha, dolomit untuk 25.500 ha, pupuk NPK untuk 7.000 ha serta pupuk hayati, herbisida, dan juga urea. Momon melanjutkan, realisasi tanam sudah mendekati 5.000 ha.

(Baca juga:Bangun Food Estate di Sumut, Jokowi: Fokus Tanam Kentang & Bawang)

“Pada saat ini juga dilakukan persiapan terkait aspek kelembagaan korporasi dan juga proses bisnis yang bisa diimplementasikan mulai tahun 2021. Untuk food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan di Sumatera Utara (Sumut) nantinya akan berbasis komoditas hortikultura terutama bawang merah, bawang putih dan juga kentang,” katanya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhi menyampaikan bahwa komposisi alsintan yang dimiliki Kementan sudah mulai diturunkan di lokasi food estate yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau dan 11 kecamatan di Kabupaten Kapuas. “Kami sudah siapkan alsintan yang terdiri dari traktor roda 2 (TR 2) sebanyak 914 unit dan traktor roda 4 (TR 4) sejumlah 318 unit,” tuturnya.

(Baca juga:Percepatan Tanam dan Food Estate Perkuat Kebijakan Ketahanan Pangan)

Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lama mendukung program tersebut agar segera dikerjakan secara masif. Ia menilai program tersebut sangat penting dalam membangun pembangunan kemandirian dan kedaulatan pangan serta upaya untuk mengurangi ketergantugan akan impor melalui program food estate.

Untuk itu, Fransiskus meminta agar semua pihak memperkuat korelasi dan sinergitas antar lembaga sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor. Selain itu, dalam pengembangan food estate perwilayah, komoditas harus disesuaikan dengan karakteristik lokasi setempat.

“Atas dasar itu menurut saya seharusya yang dikembangkan adalah produk-produk yang selama ini mungkin dari impornya cukup besar. Saya melihat food estate di Sumatera Utara dengan total 30.000 ha aspek yang penting adalah bibit berkualitas,” kata Fransiscus.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Sinergi Polri-Swasta...
Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah
Kalimantan Selatan Jaga...
Kalimantan Selatan Jaga Stabilitas Pangan di Tengah Tekanan Inflasi
Cadangan Beras Hampir...
Cadangan Beras Hampir Tembus 5 Juta Ton, Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Perkuat Ketahanan Gizi...
Perkuat Ketahanan Gizi Indonesia, EU-ASEAN Business Council Dorong Kemitraan Lintas Sektor
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Rekomendasi
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved