Marak Rekening Bank Dibobol, Bos LPS: Pengaduan Perlu Pro Aktif
Rabu, 18 November 2020 - 15:25 WIB
loading...
Belakangan masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kejadian pembobolan uang nasabah yang nilainya capai miliaran Rupiah, berikut respons dari Bos LPS. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Belakangan masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kejadian pembobolan uang nasabah yang nilainya capai miliaran Rupiah. Contohnya kasus nasabah Maybank di Jakarta hingga Bank Mega di Malang, membuat para nasabah diingatkan untuk lebih berhati-hati.
Ketua Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan, agar nasabah lebih berhati-hati dalam bertansaksi. Jika pun terdapat kejanggalan agar langsung dilaporkan kepada pihak berwajib atau bisa mengadukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Mungkin bagian pengaduan nasabah dan investigasi di otoritas keuangan perlu semakin pro aktif terhadap pengaduan yang masuk," ujar Purbaya saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
(Baca Juga: Ayah Nasabah Maybank Disebut Terima Aliran Dana, Winda Earl: Ayah Kerja Halal )
Kata dia, untuk penanganan nasabah yang raib dana tabunganya itu merupakan tugas dan wewenang di OJK. "Ini kasusnya belum masuk dikita tapi mungkin masuk di OJK," katanya.
Ketua Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan, agar nasabah lebih berhati-hati dalam bertansaksi. Jika pun terdapat kejanggalan agar langsung dilaporkan kepada pihak berwajib atau bisa mengadukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Mungkin bagian pengaduan nasabah dan investigasi di otoritas keuangan perlu semakin pro aktif terhadap pengaduan yang masuk," ujar Purbaya saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
(Baca Juga: Ayah Nasabah Maybank Disebut Terima Aliran Dana, Winda Earl: Ayah Kerja Halal )
Kata dia, untuk penanganan nasabah yang raib dana tabunganya itu merupakan tugas dan wewenang di OJK. "Ini kasusnya belum masuk dikita tapi mungkin masuk di OJK," katanya.
Lihat Juga :