Penurunan Bunga Acuan tak akan Buat Distorsi Pergerakan Rupiah

Jum'at, 20 November 2020 - 11:03 WIB
loading...
Penurunan Bunga Acuan...
Gedung Bank Indonesia. Foto. Dok. Sindonews
A A A
JAKARTA – Pengamat Ekonomi Ryan Kiryanto mengatakan keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) menurunkan BI Rate 25 bps dari 4% menjadi 3,75% bisa diterima dan logis mengingat realisasi inflasi year on year (YoY maupun year to date masih rendah dan terkendali. Ekspektasi inflasi hingga akhir 2020 dan outlook inflasi 2021 juga relatif rendah.

“Jadi BI memang punya ruang besar yang memadai untuk melonggarkan suku bunga kebijakannya,” kata Ryan saat dihubungi di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

(Baca juga:Demi Pemulihan Ekonomi, BI Kembali Pangkas Suku Bunga Acuan Jadi 3,75%)

Keputusan RDG BI ini pun dimaksudkan untuk menstimulasi perbankan dan sektor riil untuk ekspansi guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, menurut Ryan, keputusan BI juga tepat di tengah kebijakan bank-bank sentral dunia yang cenderung longgar atau dovish. Utamanya arah kebijakan The Fed yang melanjutkan Fed Fund Rate tetap rendah 0-0,25% hingga 2022 untuk mendongkrak inflasi AS sebesar 2%.

(Baca juga:Perry Engga Malu Minta Perbankan Respons Usai Potong Lagi Suku Bunga Acuan)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rekomendasi
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved