Jokowi Sebut Reformasi Birokrasi dan Struktural Tak Bisa Ditunda Lagi
Minggu, 29 November 2020 - 11:51 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar reformasi birokrasi di pemerintah bisa dipercepat. Sebab, di saat pandemi diperlukan cara-cara yang ekstra normal.
Menurut Jokowi, pada saat pandemi seperti ini seharusnya tidak ada lagi prosedur yang berbelit. Semuanya dituntut untuk bekerja dengan cepat, cerdas, dan siap. ( Baca juga:Gibran Blak-Blakan Bagikan Ilmu Bisnis, Ini Kiat Suksesnya )
"Kita harus mempercepat reformasi birokrasi bersamaan dengan reformasi struktural yang kita lakukan. Dan pandemi memberikan momen untuk mengubah dari channel normal ke channel ekstra-normal. Dari cara biasa menjadi cara tidak biasa," ujarnya dalam acara HUT Korpri ke-49 secara virtual, Minggu (29/11/2020).
Selain itu lanjut Jokowi, reformasi struktural juga tidak bisa ditunda lagi. Seluruh regulasi yang rumit dan menghambat harus segera dipangkas.
"Selain itu, reformasi struktural juga tidak bisa ditunda-tunda lagi, regulasi yang rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan," jelasnya.
Menurut Jokowi, pada saat pandemi seperti ini seharusnya tidak ada lagi prosedur yang berbelit. Semuanya dituntut untuk bekerja dengan cepat, cerdas, dan siap. ( Baca juga:Gibran Blak-Blakan Bagikan Ilmu Bisnis, Ini Kiat Suksesnya )
"Kita harus mempercepat reformasi birokrasi bersamaan dengan reformasi struktural yang kita lakukan. Dan pandemi memberikan momen untuk mengubah dari channel normal ke channel ekstra-normal. Dari cara biasa menjadi cara tidak biasa," ujarnya dalam acara HUT Korpri ke-49 secara virtual, Minggu (29/11/2020).
Selain itu lanjut Jokowi, reformasi struktural juga tidak bisa ditunda lagi. Seluruh regulasi yang rumit dan menghambat harus segera dipangkas.
"Selain itu, reformasi struktural juga tidak bisa ditunda-tunda lagi, regulasi yang rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan," jelasnya.
Lihat Juga :