Menko Perekonomian: Kontribusi Sawit Signifikan bagi Perekonomian di Tengah Pandemi
Rabu, 02 Desember 2020 - 12:11 WIB
loading...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech di acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2020 New Normal yang diselenggarakan secara virtual, hari ini.
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan industri sawit memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Melalui stimulus dan pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional, tahun 2021, perekonomian nasional diperkirakan dapat tumbuh 4,5%-5,2%. Tentu saja dengam asumsi penyebaran covid-19 yang terkendali dengan efektifitas distribusi vaksin pada awal tahun 2021.
(Baca juga:Sawit Penyelamat Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global)
Airlangga Hartarto mengungkapkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang PDB terbesar ketiga. “Meskipun terseret dampak penurunan pertumbuhan ekonomi, sektor pertanian relatif memiliki ketahanan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sektor lain dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Airlangga saat menjadi keynote speech Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2020 New Normal yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (2/12/2020).
Dalam mendukung pemulihan ekonomi, Airlangga Hartarto membeberkan tiga kebijakan pemerintah yang akan mendukung industri kelapa sawit.
(Baca juga:RI Desak Uni Eropa Perlakukan Minyak Kelapa Sawit Secara Adil)
(Baca juga:Sawit Penyelamat Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global)
Airlangga Hartarto mengungkapkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang PDB terbesar ketiga. “Meskipun terseret dampak penurunan pertumbuhan ekonomi, sektor pertanian relatif memiliki ketahanan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sektor lain dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Airlangga saat menjadi keynote speech Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2020 New Normal yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (2/12/2020).
Dalam mendukung pemulihan ekonomi, Airlangga Hartarto membeberkan tiga kebijakan pemerintah yang akan mendukung industri kelapa sawit.
(Baca juga:RI Desak Uni Eropa Perlakukan Minyak Kelapa Sawit Secara Adil)
Lihat Juga :