Kemnaker Luncurkan Aplikasi Siproni, Ketahui Manfaatnya

loading...
Kemnaker Luncurkan Aplikasi Siproni, Ketahui Manfaatnya
Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan dalam acara Grand Launching Siproni di Bekasi, Kamis (3/11/2020). Foto/Ist
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) hari ini meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Layanan Produktivitas Terkini (Siproni) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aplikasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara cepat kebutuhan peningkatan produktivitas setiap sektor usaha.

"Dengan mengukur tingkat produktivitas suatu perusahaan menggunakan Siproni, maka akan diperoleh gambaran kondisi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kita dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, serta dapat melihat sejauh mana kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan dalam acara Grand Launching Siproni di Bekasi, Kamis (3/11/2020).

Aplikasi Siproni dapat diakses melalui laman web produktivitas.kemnaker.go.id. Budi berharap berharap melalui sistem Siproni ini, Kemnaker dapat menyiapkan SDM yang berdaya saing dan produktif sebagai bagian dari peningkatan daya saing nasional. “Serta seiring dengan itu juga akan meningkatkan produktivitas nasional,” katanya.

(Baca juga: Ada Patimban, Ekspor ke China Tak Perlu Belok ke Negara Tetangga )



Budi menambahkan, Siproni merupakan salah satu langkah upaya mendukung Gerakan Produktivitas Nasional (GPN), yang akan dilengkapi dengan pembentukan Forum Produktivitas Kerja (Productivity Community) untuk meningkatkan peran serta aktif Pemerintah (Pusat dan Daerah), Pelaku Usaha (Perusahaan dan Industri), Serikat Pekerja dan Akademisi di Indonesia.

Indonesia melalui Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) telah menginisiasi Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS).

Gerakan ini adalah upaya menggerakkan seluruh komponen bangsa yang dilakukan secara terencana, terstruktur, sistimatis dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan produktivitas nasional, kesejahteraan dan daya saing bangsa Indonesia.



"Implementasi tersebut akan dilakukan dengan teknologi, menggunakan aplikasi yang dinamakan Siproni yang hari ini kita launching," tambah Budi.
halaman ke-1 dari 3
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top