Nilai Ekspor Capai USD21,4 Miliar, Sawit Sumbang Devisa Terbesar

Rabu, 09 Desember 2020 - 13:10 WIB
loading...
Nilai Ekspor Capai USD21,4...
Pekerja menunjukkan kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 yang merontokkan perekonomian dan sumber devisa Indonesia, kelapa sawit mampu bertahan dan menyumbangkan devisa ekspor sebesar USD13 miliar per Agustus 2020.

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan, kelapa sawit juga berperan baik dari aspek ekonomi, sosial dan ketahanan energi nasional.

Plt. Direktur Kemitraan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Edi Wibowo mengatakan, Indonesia merupakan produsen terbesar minyak sawit dunia, produk kelapa sawit dan turunannya telah diekspor ke seluruh penjuru dunia dan merupakan komoditas penghasil devisa ekspor terbesar Indonesia di luar non migas.

"Rata-rata nilai ekspor (kelapa sawit) per tahun mencapai sebesar 21,4 miliar dolar AS atau rata-rata 14,19 persen per tahun dari total ekspor non migas Indonesia," ujar Edi dalam Webinar bertajuk Prospek Bisnis Vitamin A & E Berbasis Minyak Kelapa Sawit, Rabu (9/12/2020).

(Baca juga: Tarif Pungutan Ekspor Produk Kelapa Sawit Diubah, Tertinggi Bisa USD255 per Ton )

Edi menambahkan, di masa pandemi Covid-19, sektor kelapa sawit terbukti mampu bertahan dan tetap menyumbangkan devisa ekspor yang cukup besar.

"Hingga Agustus 2020, devisa terkumpul dari ekspor sawit mencapai USD13 miliar di tengah lesunya sektor-sektor penghasil devisa lainnya seperti migas, batu bara dan pariwisata," kata dia.

Tidak hanya itu, perkebunan dan industri kelapa sawit juga telah membuka jutaan lapangan kerja di dalam negeri, baik untuk petani sawit, pekerja pabrik dan tenaga kerja lainnya di sepanjang rantai produksi kelapa sawit dari kebun sampai menjadi produk akhir.

"Lebih kurang ada 4,2 juta tenaga kerja langsung dan 12 juta tenaga kerja tidak langsung yang diserap oleh sektor sawit," ucap Edi.

(Baca juga: Penurunan Cadangan Devisa Tak Perlu Dikhawatirkan )

Edi menuturkan, kelapa sawit juga telah berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai produsen Biodiesel atau energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Biodiesel berbahan baku berasal dari minyak sawit melalui pencampuran dengan minyak solar dalam bentuk B30.

"Sejak Januari 2020 (B30) menjadikan Indonesia sebagai pionir di dunia dalam pemanfaatan campuran Biodiesel dalam BBM Solar terbesar di dunia yang mengurangi ketergantungan negara kita asal impor minyak solar sekaligus mengurangi defisit neraca perdagangan sektor migas," tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved