Kebal Corona, Rumah Tipe Ini Tetap Laris Manis Dikeroyok Pembeli

loading...
Kebal Corona, Rumah Tipe Ini Tetap Laris Manis Dikeroyok Pembeli
FOTO/Ilustrasi
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor real estate atau perumahan merupakan salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan positif. Pada kuartal III-2020, bisnis perumahan tumbuh 1,98 persen. Sejalan dengan itu, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk. mencatat, pertumbuhan sektor perumahan didominasi oleh rumah di bawah harga Rp700 juta dengan tipe 45 dan 36.

Pertumbuhan sektor perumahan di masa pandemi Covid-19 tersebut dipicu oleh kalangan kelas menengah yang membeli rumah untuk pertama kalinya atau first home buyer. "Tidak semua perumahan tumbuh, tapi ada beberapa segmen perumahan yang tumbuh seperti tipe 36 atau 45, orang-orang yang beli tipe itu di harga Rp700 juta ini adalah first home buyer," ujar Direktur Enterprise Risk Management, Big Data dan Analytics Bank BTN, Setiyo Wibowo dalam video conference, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga: Siap-siap! BTN Syariah Bakal Ikut Merger

Menurutnya, dari sisi harga bisnis perumahan masih mengalami tren kenaikan, namun pertumbuhan pembelian rumah tipe 45 dan 36 masih cukup baik. "Dari sisi house pricing index ini menunjukkan bahwa harga rumah cenderung naik, artinya demand atau penjualan di rumah masih mengalami tren kenaikan," kata dia.



Berbeda dengan dua tipe rumah untuk segmentasi kelas menengah ke bawah tersebut, untuk segmentasi rumah kelas menengah ke atas dengan tipe 70 masih sulit bangkit setelah mengalami kontraksi sejak 2019. Alasannya, karena orang cenderung membeli rumah tipe 70 tersebut untuk investasi, bukan pembelian untuk rumah pertama. Sehingga, di saat pandemi Covid-19 menimbulkan ketidakpastian, para pembeli cenderung menahan investasi mereka. "Tipe-tipe pembeli seperti ini, di kondisi saat ini seperti kita tahu masih wait and see menunggu kondisi ekonomi ke depan," ucapnya.

Baca Juga: Orang Kaya Mulai Belanja, Pengembang Sodorkan Hunian Mewah

Perseroan juga telah menyalurkan pembiayaan perumahan mencapai Rp317 triliun kepada 5 juta nasabah sejak Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pertama kali diluncurkan pada 1976 lalu. "Bank BTN di segmen pembiayaan perumahan dan sektor pendukungnya sudah genap 44 tahun. Perjalanan panjang dan penuh dengan tantangan, menjadi motivasi kami untuk memberikan yang terbaik bagi nasabah, mendukung misi pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat dan menjadikan Bank BTN sendiri sebagai Bank KPR terbaik di Indonesia maupun di Asia Tenggara kelak," ujarnya.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top