Makin Panas, Media China Beri Sinyal Beijing Stop Impor Batu Bara Australia

Selasa, 15 Desember 2020 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Dalam beberapa bulan terakhir, China telah mengambil beberapa langkah untuk menghalangi impor dari Australia. Pasar ekspor terbesar Australia itu telah menerapkan tarif impor besar-besaran terhadap anggur Australia dengan tanda-tanda bahwa perdagangan sekarang secara efektif terhenti.

Tarif China atas impor jelai juga telah mendorong tindakan Australia untuk mengadukan masalah itu kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Beberapa pengamat memperkirakan Australia mungkin akan mengambil langkah itu paling cepat minggu ini.

(Baca Juga: Perang Dagang, Seruan Boikot Produk China Menggema di Australia)

Sebaliknya, Beijing menuduh Australia melakukan dumping produk biji-bijian dan anggurnya ke pasar China. Australia juga dituding memberikan subsidi yang tidak adil kepada petaninya.

Tak berhenti di situ, impor berton-ton lobster air tawar Australia juga telah dihentikan di pelabuhan China. Akibatnya, lobster air tawar yang biasanya dijual dengan harga premium di pasar China, kini harus dijual ke supermarket lokal.

Sementara, konfirmasi larangan impor batu bara Australia ini kemungkinan akan memicu kemarahan baru di Canberra, serta memicu kecemasan tentang industri mana yang kemungkinan besar akan menjadi sasaran Chinaberikutnya.

Di bagian lain, tindakan sepihak China juga telah menimbulkan reaksi di masyarakat Australia. Belum lama ini, seruan boikot atas produk China dan juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki China di Australia mulai menggema.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Rekomendasi
Ricuh usai Final Piala...
Ricuh usai Final Piala Dunia 2026! Pemain Argentina Layangkan Pukulan Terancam Sanksi
Istri Temon Tidur Pakai...
Istri Temon Tidur Pakai Bantal Mendiang demi Obati Rasa Rindu
Halftime Show Final...
Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Bertabur Bintang, Ada BTS hingga Justin Bieber
Berita Terkini
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Infografis
Dampak AUKUS, Kekuatan...
Dampak AUKUS, Kekuatan Angkatan Laut China vs Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved