Hore! Pemerintah Perpanjang Subsidi Bunga & Tingkatkan Plafon KUR di 2021
Selasa, 29 Desember 2020 - 10:32 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM untuk pelaksanaan kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2021. Rapat digelar untuk mengevaluasi penyaluran KUR tahun 2020 dan memutuskan kebijakan yang menjadi dasar pelaksanaan KUR di tahun 2021.
Dalam rapat diputuskan, pemerintah akan meningkatkan plafon KUR tahun 2021 menjadi sebesar Rp253 triliun. Jumlah itu meningkat dibandingkan plafon yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu Rp220 triliun. ( Baca juga:Kucuran KUR Per 21 Desember Tembus Rp188,11 Triliun, NPL Terjaga Rendah )
Peningkatan tersebut merupakan respons atas antusiasme pelaku UMKM yang tinggi terhadap kehadiran KUR dengan suku bunga rendah, dan juga harapan pemulihan usaha UMKM. Di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional, pemerintah akan terus memacu penyaluran KUR sebagai upaya untuk mendorong dan mengembangkan UMKM, agar dapat membantu pemerataan dan pertumbuhan ekonomi secara nasional.
“Kebutuhan KUR untuk UMKM dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi pada masa Covid-19 sangat besar, karena itu target penyaluran KUR tahun depan ditingkatkan. Dengan peningkatan itu, plafon KUR ditingkatkan dari Rp220 triliun menjadi Rp253 triliun, sehingga ada tambahan anggaran subsidi bunga KUR tahun 2021 sebesar Rp7,6 Triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto , Selasa (29/12/2020).
Pemerintah juga memutuskan untuk memberikan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% selama enam bulan.
Penyaluran KUR Berjalan Baik & NPL Terjaga Rendah
Dalam rapat diputuskan, pemerintah akan meningkatkan plafon KUR tahun 2021 menjadi sebesar Rp253 triliun. Jumlah itu meningkat dibandingkan plafon yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu Rp220 triliun. ( Baca juga:Kucuran KUR Per 21 Desember Tembus Rp188,11 Triliun, NPL Terjaga Rendah )
Peningkatan tersebut merupakan respons atas antusiasme pelaku UMKM yang tinggi terhadap kehadiran KUR dengan suku bunga rendah, dan juga harapan pemulihan usaha UMKM. Di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional, pemerintah akan terus memacu penyaluran KUR sebagai upaya untuk mendorong dan mengembangkan UMKM, agar dapat membantu pemerataan dan pertumbuhan ekonomi secara nasional.
“Kebutuhan KUR untuk UMKM dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi pada masa Covid-19 sangat besar, karena itu target penyaluran KUR tahun depan ditingkatkan. Dengan peningkatan itu, plafon KUR ditingkatkan dari Rp220 triliun menjadi Rp253 triliun, sehingga ada tambahan anggaran subsidi bunga KUR tahun 2021 sebesar Rp7,6 Triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto , Selasa (29/12/2020).
Pemerintah juga memutuskan untuk memberikan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% selama enam bulan.
Penyaluran KUR Berjalan Baik & NPL Terjaga Rendah
Lihat Juga :