Ambisi Menhub Budi Soal Transportasi Massal Terintegrasi

Selasa, 29 Desember 2020 - 14:35 WIB
loading...
Ambisi Menhub Budi Soal...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan akan membangun transportasi perkotaan dengan konsep antar-moda di sejumlah kota besar di Indonesia. Pembangunan itu seiring dengan keinginan pemerintah untuk menekan pengguna kendaraan pribadi.

Transportasi yang akan dibangun adalah mass rapid transit (MRT), light rail transit (LRT), hingga kereta rel listrik. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginginkan, per harinya ada jutaan masyarakat yang menggunakan layanan transportasi umum sehingga dia menargetkan pada tahun-tahun mendatang transportasi seperti MRT dan LRT dapat melayani sekitar 2-3 juta penumpang per harinya.

"Kalau sekarang KRL sudah melayani satu juta penumpang, maka yang akan datang LRT, MRT, dan KRL dapat melayani penumpang dua hingga tiga juta penumpang," ujar Budi dalam Webinar, Selasa (29/12/2020). ( Baca juga:Menhub Tinjau Rapid Test Antigen di Bandara Soetta, Penumpang Reaktif Dapat Reschedule atau Refund )

Dia mengutarakan, pemerintah akan memasifkan pengguna MRT, LRT, dan KRL dengan menggunakan pendekatan integrasi antar-moda. Masifikasi itu tidak saja dilakukan di Jakarta yang telah memiliki ketiga jenis transportasi massa tersebut. Namun juga direalisasikan di sejumlah kota, seperti Surabaya, Bandung, hingga Medan dengan menggenjot pembangunannya.

"Antar-moda ini bukan saja ada di Jakarta, tapi juga di Surabaya, di Bandung, dan kota besar lainnya. Sehingga masyarakat kita arahkan ke angkutan massal, kita harapkan kota-kota besar di Indonesia bisa ketemu," kata dia. ( Baca juga:Facebook Tak Wajibkan Karyawan dapat Vaksin sebelum Masuk Kantor )

Budi sebelumnya memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih oleh Kementerian Perhubungan di sepanjang tahun 2020 ini. Sejumlah capaian itu seperti aspek pembangunan untuk melayani masyarakat dan memastikan segala moda transportasi dapat berjalan dengan baik.

Capaian itu dilihat dari penyerapannya anggaran Kementerian Perhubungan yang mencapai sudah 95%. "Insya Allah Kemenhub akan mencapai penyerapan anggaran lebih dari 95%," ujar dia dalam telekonferensi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Perjalanan Komuter Capai...
Perjalanan Komuter Capai 1,5 Juta per Hari, Kelembagaan Transportasi Perlu Diintegrasikan
Rekomendasi
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved