Arab Saudi Pangkas Produksi, Harga Minyak Melejit

Rabu, 06 Januari 2021 - 10:31 WIB
loading...
A A A
Namun demikian, Rusia dan Kazakhstan telah mendorong untuk meningkatkan produksi sebesar 500.000 bph pada Januari-Februari akan tetapi anggota yang lain tetap bersikukuh mempertahankan produksi dengan alasan mengurangi risiko lockdown untuk mengantisipasi serangan virus baru corona.

Pangeran Abdulaziz pun meminta hati-hati karena permintaan bahan bakar minyak masih rapuh akibat dampak yang ditimbulkan varian baru virus corona yang tidak dapat diprediksi. Sebab itu, pihaknya memutuskan melakukan pemotongan produksi secara sukarela guna membantu mencegah penumpukan stok. Hasil pemangkasan produksi Arab Saudi akan memperluas pemotongan menjadi 8,125 juta bph pada Februari dan menyembit lagi 8,05 juta bph pada Maret. Sedangkan produksi bulan April akan diputuskan pada pertemuan OPEC+ di awal Maret.

Baca Juga: Dibayangi Varian Virus Corona Baru, Harga Minyak Masih Tiarap di 2021

Sebagaimana diketahui, varian baru corona yang pertama kali di temukan di Inggris dan Afrika Selatan kini telah menyebar di seluruh dunia. Dengan demikian, produsen OPEC+ membatasi produksi untuk mendukung harga dan mengurangi kelebihan pasokan sejak Januari 2017.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved