Ada PSBB Ketat Bisa Bikin Kurs Rupiah Terjepit

Kamis, 07 Januari 2021 - 09:55 WIB
loading...
Ada PSBB Ketat Bisa...
Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, pengetatan PSBB di Jawa Bali bisa memberi tekanan ke kurs Rupiah karena kebijakan ini berpotensi melambatkan pertumbuhan ekonomi tanah air. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, pengetatan PSBB di Jawa Bali bisa memberi tekanan ke kurs Rupiah karena kebijakan ini berpotensi melambatkan pertumbuhan ekonomi tanah air. Dari eksternal, Partai Demokrat yang hampir dipastikan menguasai Senat bakal memberi tekanan ke Dolar Amerika Serikat (USD).

"Rencana PSBB di Jawa Bali bisa memberi tekanan ke Rupiah karena kebijakan ini berpotensi melambatkan pertumbuhan ekonomi tanah air," kata Ariston di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

(Baca Juga: UU Ciptaker (Konon) Bikin IHSG dan Kurs Rupiah Perkasa )

Kata dia, dengan sentimen di atas, nilai tukar rupiah mungkin masih bisa menguat meski terbatas. "Potensi kisaran Rp13.850-Rp13.950," tandasnya.

Sebelumnya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, hanya kota-kota tertentu yang memenuhi empat kriteria saja yang terkena pembatasan. Hal ini dilakukan guna menyikapi munculnya strain baru Covid-19. Kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan dan penyebaran virus corona perlu dibatasi.

(Baca Juga: Kurs Rupiah Bakal Melemah Saat Pengetatan Aktivitas Berlaku Kembali )

“Mencermati perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia akhir-akhir ini, di mana beberapa negara telah melakukan pengetatan mobilitas masyarakat, dan dengan adanya varian baru virus Covid-19 yang lebih cepat menular, maka Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved