Pengusaha Properti Minta Penundaan Utang Buat Gaji Karyawan

Kamis, 14 Mei 2020 - 22:31 WIB
loading...
Pengusaha Properti Minta...
Ilustrasi industri properti. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Real Estate Indonesia ( REI ) meminta pemerintah untuk segera membantu pelaku usaha properti di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19. Bantuan tersebut berupa restrukturisasi kredit yang ditujukan kepada developer, end user atau calon end user yang ada di Indonesia.

Ketua Umum DPP REI, Totok Lusida meminta pemerintah untuk memberi instruksi kepada perbankan, supaya pengembang dapat menunda pembayaran bunga. Baca: Debitur KPR dan Pengembang Butuh Relaksasi Kredit, REI: Bank Harus Mengerti

"Kami minta penundaan bayar pokok dan bunga, agar cashflow-nya bisa digunakan untuk bayar karyawan. Kalau digantung lama oleh perbankan karena pemerintah kelamaan memberikan instruksi, kami tidak tahu bisa bertahan berapa lama (tidak PHK)," ujar Totok dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Selain itu, dia juga meminta perbankan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk lebih tegas dalam memberikan relaksasi, agar utang-utang yang ada saat ini bisa ditunda pembayarannya dan sementara dialihkan untuk membayar upah para pegawai.

"Supaya utang-utang kita ini bisa ditunda sehingga masyarakat dan tenaga kerja tidak ikut terkena kolaps seperti sekarang. Kita siap mendukung semua program pemerintah tapi kita minta dukungan kepastian hukum," ucapnya. Baca: Dampak Corona, Pengusaha Properti Minta Keringanan Bunga dan Cicilan Utang

Totok melanjutkan pengajuan restrukturisasi terhadap hunian sederhana dan menengah atas akan saling berkaitan. Sebab, begitu salah satu sepi yang lain ikut sepi karena semua pembeli rumah berpikir untuk investasi, sehingga diperlukan adanya kepastian.

"Tapi ini bukan MBR saja yang harus dibantu, kalau developer tidak dibantu ini juga ada korelasi, efeknya akan ke 175 bidang usaha lain. Jadi bukan kita menuntut sesuatu yang tidak rasional, kita menuntut supaya ekonomi eksis. Jadi, supaya kita ini tetap eksis dan mau berjuang untuk ekonomi Indonesia," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Rekomendasi
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Berita Terkini
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved